kuping kiri

2.587 Pelajar Berlomba Jadi yang Terbaik dalam Invitasi Atletik Kabupaten Cirebon

2.587 Pelajar Berlomba Jadi yang Terbaik dalam Invitasi Atletik Kabupaten Cirebon

Cirebonplus.com (C+) – Dalam pencarian bibit atlet, Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Cirebon mengadakan Invitasi Atletik Pelajar Selasa (26/2). Bertempat di Stadion Ranggajati Sumber, Invitasi Atletik dibuka langsung Kepala Disbudparpora H Hartono.

Kepala Seksi (Kasi) Pembinaan dan Prestasi Olahraga Disbudparpora Suhedi mengatakan, invitasi tahun ini merupakan yang ke-15. Kegiatan ini sudah berlangsung sejak tahun 2005.

Kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang digelar setiap tahun. Dalam Invitasi Atletik tahun ini ada 8 cabang yang dilombakan. Kegiatan yang berlangsung selama 4 hari hingga 1 Maret 2019 itu diikuti 2.587 atlet pelajar.

“Delapan  cabang yang dilombakan antara lain lari jarak pendek, lomba lari jarak menengah, lompat jauh, lompat tinggi, lempar cakram, lempar lembing, tolak peluru, dan terakhir lomba lari estafet,” ujar dia.

Suhedi memaparkan, Invitasi Atletik Pelajar diikuti semua atlet pelajar dari tingkat Sekolah Dasar (SD) sampai dengan Sekolah Menengah Akhir (SMA). Ia bersyukur berkat diadakannya kegiatan invitasi setiap tahun, Pekan Olahraga Daerah (Porda) tahun kemarin Kabupaten Cirebon dapat 2 emas, 3 perak, dan 5 perunggu.

“Peserta yang ikut lomba dari tingkat SD, SMP, dan SMA atau sederajat, baik negeri maupun swasta. Semua peserta kiriman dari berbagai sekolah yang ada di Kabupaten Cirebon,” kata dia.

Dikatakan, kegiatan penjaringan bibit atlet Disbudpapora ini telah berkerjasama dengan intansi atau kelompok yang fokus pada kegiatan keolahragaan dan penjaringan calon atlet.

“Invitasi yang kami selenggarakan, kami juga bekerjasama dengan lembaga yang fokus pada kegiatan olahraga, seperti Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (BAPOPSI) dan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS),” paparnya.

Tidak semua peserta langsung tanding dan bermain. Jadwalnya sudah ditentukan setiap tingkatan. Untuk kemarin sampai Rabu tingkat SMP, MTs, SMA, dan MA. Terakhir tingkat SD, karena sedang melaknsankan try out.

Kabupaten Cirebon, sambungnya, sangat diperhitungkan di Provinsi Jawa Barat dari cabang atletik. Selain itu, ada pembinaan khusus untuk para atlet yang dibiayai dari Disbudpar Jawa Barat.

Setiap enam bulan diadakan evaluasi oleh Disbudpar Jabar dari segi administrasi maupun kegiatan  yang dipertandingkan. Kabupaten Cirebon, termasuk juara umum hasil dari pembinaan atletik.

Lebih lanjut Suhendi mengatakan, untuk tahun ini bantuan dari provinsi hanya berupa alat, tidak ada uang saku. Namun, pihaknya akan berusaha mengusulkan adanya uang saku bagi atlet binaan. (Muhamad Surya/C+3)

Related posts