kuping kiri

2 Tahun Pemilihan Wakil Walikota Cirebon Buntu, Panlih Siapkan Surat ke Kemendagri

2 Tahun Pemilihan Wakil Walikota Cirebon Buntu, Panlih Siapkan Surat ke Kemendagri

CIREBON (Ci+) – Mundur dan terus mundur.  Proses pemilihan wakil walikota (wawali) Cirebon masih belum ada titik terang.

Hingga kini belum juga ada kesepakatan antarpartai pengusung yakni Partai Demokrat, Partai Golkar, dan PPP. Padahal proses pemilihan wawali sudah cukup lama.

Ketua Panitia Pemilihan (Panlih) Wawali Kota Cirebon, Edi Suripno mengatakan, selama ini pihaknya sudah bekerja dan berusaha semaksimal mungkin. Namun, untuk mencapai kesepakatan tetap dikembalikan lagi ke partai pengusung terhadap usulan nama wawali.

Ketua DPRD itu mengaku tidak mau ada bahasa seolah-olah pihaknya memperlambat atau mempersulit proses. “Bagaimana kami mau memproses mas kalau ketiga partai pengusung belum ada kesepakatan,” tandasnya, Senin (6/3).

Karena selalu buntu, Ketua DPC Partai PDI Perjuangan Kota Cirebon itu tengah mempersiapkan draf surat untuk menyerahkan masalah ini ke Kemendagri melalui gubernur Jawa Barat. Keputusan yang diambil panlih dianggap langka terbaik menyelesaikan persoalan wakil walikota Cirebon. 

“Kami sudah mempersiapkan drafnya. Sudah jadi, tinggal kirim. Apapun keputusan dari gubernur dan Kemendagri akan kita sampaikan untuk menentukan apa langka selanjutnya,” ujar dia kepada cirebonplus.com, Senin (6/3).

Ditanya ada tidaknya target waktu atau deadline proses di Kemendagri, Edi bilang tidak ada. Tetapi, lebih cepat lebih baik, sebab sudah dua tahun belum juga ada kesepakatan yang dicapai.

Pihaknya menyarankan agar ada pertemuan ketiga partai pengusung untuk finalisasi nama. Soal ada tidaknya pertmuab, bukan tanggung jawab dirinya.

“Iya kalau di luar sana ada pertemuan atau tidak, itu bukan kewenangan kami mas. Yang jelas kami panlih di sini sudah berupaya semaksimal mungkin,” pungkasnya. (*)

Laporan: DK Priyansa

Related posts