kuping kiri

288 Desa Belum Punya BUMDes, DPMD Kejar Target Tahun Ini Semua Terbentuk

288 Desa Belum Punya BUMDes, DPMD Kejar Target Tahun Ini Semua Terbentuk

CIREBON (Ci+) – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMPD) Kabupaten Cirebon menargetkan semua desa memiliki Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Bahkan deadline-nya pada tahun ini semua sudah terbentuk.

“Dalam tahun ini semua desa harus memiliki BUMDes. Sebelum penyusunan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (RAPBDes),” ujar Sekretaris DPMPD Made Casta kepada cirebonplus.com, Rabu (15/3).

Casta mengaku baru saja selesai menghadiri rapat koordinasi bersama Komisi I DPRD Kabupaten Cirebon di gedung dewan. Pembahasannya terkait kesiapan dalam perencanaan BUMDes.

Komisi I menanyakan sejauhmana kesiapan dinas dalam mewujudkan target BUMDes-isasi. Pihaknya pun menyampaikan sejumlah langkah yang telah dan akan dilakukan.

“Alhamdulillah kami sudah siap mas. Bahkan kami juga sudah melakukan pembinaan ke desa-desa yang belum memiliki BUMDes untuk segera membentuk,” jelasnya.

Pihaknya terbantu dengan sudah adanya regulasi yang menjadi rujukan pembentukan BUMDes. Bahkan bukan hanya Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Permendesa PDTT) tapi juga ada perda.

“Regulasi tentang pembentukan BUMDes terdapat dalam Permendesa PDTT No 4 Tahun 2015. Juga Perda Kabupaten Cirebon terkait dengan BUMDes,” terangnya.

Dikatakan, ada sekitar 124 desa yang sudah punya BUMDes. Itu artinya tinggal 288 desa lagi yang akan didorong pembentukannya di tahun ini.

Yang menggembirakan dari 124 desa itu sudah ada beberapa desa yang best prospective atau sudah bagus pengelolaannya. Sebagiannya juga sudah memberikan kontribusi bagi pendapatan asli daerah (PAD) dan diharapkan menjadi contoh untuk desa lain.

Sejauh ini pihaknya terus melakukan pembinaan, di antaranya pelatihan kesiapan pembuatan BUMDes. Terutama untuk manajemen dan teknis pengelolaan.

“BUMDes ini mengharapkan penyertaan modal dari APBDes. Bisa atau tidaknya tergantung musyawarah di desa masing-masing,” pungkasnya. (*)

Laporan: DK Priyansa

Related posts