kuping kiri

3 Hari Menghilang, Jasad Pria Pancuran Ditemukan Tewas Mengapung di Muara Bondet

3 Hari Menghilang, Jasad Pria Pancuran Ditemukan Tewas Mengapung di Muara Bondet

Cirebonplus.com (C+) – Mayat pria ditemukan mengapung di Muara Sungai Bondet, Desa Mertasinga, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon. Jenazah pria yang diketahui warga Jalan Pancuran, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon ditemukan Minggu sore (24/3) sekitar pukul 15.00.

Data yang dihimpun Cirebonplus.com, mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh nelayan Bondet yang hendak pulang usai melaut. Ciri-ciri mayat diketahui memakai baju garis-garis dan celana training hitam panjang.

Kapolres Cirebon Kota (Ciko), AKBP Roland Ronaldy melalui Kasubag Humas Iptu Yuliana mengatakan, awalnya informasi itu beredar dari mulut ke mulut. Akhirnya sampailah pada aparat desa setempat yang diteruskan kepada Polsek Gunungjati.

Dapat informasi, Unit Reskrim langsung menuju lokasi kejadian. Di lokasi masyarakat dan tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon sudah berdatangan bersiap melakukan evakuasi mayat ke daratan.

Polisi pun langsung mengevakuasi ke RSUD Gunungjati Kota Cirebon. “Kami sudah memeriksa para saksi dan memeriksa mayat tersebut. Dugaan sementara pria itu meninggal dunia karena tenggelam. Sedangkan untuk identitasnya, kami mencari pihak keluarga,” ujarnya.

Identitas mulai terang saat dua orang pria datang ke Mapolsek Gunungjati sekira pukul 18.30. Kedua pria itu mengaku kehilangan orang tuanya dengan ciri-ciri tersebut. Polsek pun mengarahkan kedua pria ke RSUD Gunungjati.

Benar saja, mayat tersebut adalah orang tuanya. Saat melihat mayat, keduanya menangis histeris di kamar mayat.

Menantu korban, Ismahudin mengatakan, pihak keluarga telah mencari korban selama tiga hari. Pihaknya keluaraga mulai mengira-ngira saat muncul postingan di Facebook tentang penemuan mayat. Apalagi saat melihat ciri-ciri mayat yang disebutkan dalam postingan Facebook identik dengan mertuanya.

Dia menceritakan, korban hilang sejak Jumat sore (22/3). Saat itu korban keluar dari rumah pamit pergi ke rumah saudaranya di kawasan Villa Intan Gunungjati.

Kabar terakhir yang didapat, mertuanya salat magrib di musala Desa Kalisapu. Setelah itu tidak ada kabar lagi. (Dewo/C+2)

Related posts