kuping kiri

400 Personel Gabungan Siaga Hadapi Bencana di Kota Cirebon

400 Personel Gabungan Siaga Hadapi Bencana di Kota Cirebon

Cirebonplus.com (C+) – Curah hujan makin tinggi. Semua elemen penanggulangan bencana di Kota Cirebon pun mulai bersiap diri, salahsatunya adalah jajaran kepolisian dan anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Saat menggelar apel kesiapsiagaan bencana di kawasan Bima, Kesambi, Kapolres Cirebon Kota (Ciko), AKBP Roland Ronaldy mengungkapkan, sedikitnya 400 personel gabungan akan dikerahkan untuk penanggulangan bencana selama musim penghujan ini.

“Ini merupakan bukti kehadiran negara dalam hal ini Polri, TNI dan instansi terkait untuk mengayomi dan membantu masyarakat yang menjadi korban bencana,” ungkap Roland.

Karena itu, menurut Roland, sinergi dibutuhkan agar negara benar-benar hadir di tengah-tengah masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan.

Pasca apel, bersama Walikota Cirebon, Drs Nashrudin Azis, Kapolres Roland Ronaldy meninjau sejumlah peralatan, mulai dari perahu karet dan lainnya yang akan digunakan untuk membantu penanggulangan bencana di Kota Cirebon.

Diberitakan sebelumnya, Kota Cirebon memiliki dua titik daerah yang rawan terjadi bencana alam, terutama di musim hujan ini. Keduanya berada di wilayah selatan, tepatnya Kecamatan Harjamukti.

Pertama adalah daerah Argasunya yang merupakan daerah rawan longsor dan kedua adalah kawasan Kalijaga yang rawan banjir.

Hal itu diungkapkan Walikota Cirebon, Drs Nashrudin Azis SH usai apel Satgas Bencana Polres Cirebon Kota dalam rangka menghadapi musim penghujan di kawasan Stadion Bima, Selasa (18/12). Menurut Azis, daerah selatan banyak dilintasi sungai-sungai besar yang hulunya berada di dataran tinggi Kuningan. Sehingga, daerah tersebut memang rawan bencana baik longsor maupun banjir.

Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon, lanjut Azis, sudah melakukan upaya antisipasi pencegahan bencana antara lain melakukan pengerukan di sejumlah sungai yang biasanya rawan banjir.

Lebih lanjut Walikota Azis merasa terharu dan menyambut baik kesiapsiagaan aparat kepolisian dan TNI untuk mengantisipasi bencana musim penghujan di Kota Cirebon. “Kami sangat terharu, karena kepolisian dan TNI sudah melakukan persiapan sejak dini, antisipasi terjadinya bencana selama musim penghujan nanti,” tutur Azis.

Dikatakan, dengan adanya kebersamaan antarinstansi, Azis yakin penanggulangan bencana akibat musim hujan di Kota Cirebon bisa berjalan dengan baik. “Tinggal kesiapan mental dan disiplin. Itu yang menjadi kunci jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan,” kata Azis.

Secara nonformal, stambah Azis, Pemkot Cirebon juga akan memberikan support kepada petugas agar mereka selalu dalam keadaan siap siaga terhadap kemungkinan bencana hingga enam bulan ke depan. (Dewo/Rilis/C+2)

Related posts