kuping kiri

6 Kawanan Maling Kuras Gudang Toko Alat Rumah Tangga di Weru, Ini Alasannya

6 Kawanan Maling Kuras Gudang Toko Alat Rumah Tangga di Weru, Ini Alasannya

Cirebonplus.com (C+) – Hanya dalam waktu satu minggu setelah kejadian, Sat Reskrim Polres Cirebon berhasil meringkus enam pelaku pencurian dengan pemberatan (curat). Keenam pelaku itu masing-masing SA alias Ari, ZA alias Otong, MAY alias Moy, SD alias Hada, AJ dan SN alias Don.

Mereka semua ditangkap karena diduga melakukan pencurian alat rumah tangga (alruta) di sebuah gudang milik Taryadi (38) di Blok Pledang RT 04 RW 04, Desa Weru Lor, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, selama tiga hari berturut-turut dari Kamis (25/4) sampai Sabtu  (27/4).

Dari tangan para tersangka polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa teflon ukuran 24 sebanyak 2 lusin, teflon ukuran 22 sebanyak 1 lusin, 6 panci ukuran 26, 6 panci ekonomi ukuran 22, payung kecil sebanyak 5 lusin, 6 kursi bakso merek Napoly, dan angkot GP E 1935 HN yang digunakan untuk mengangkut barang-barang hasil curian.

Kapolres Cirebon, AKBP Suhetmanto didampingi Kasat Reskrim AKP Kartono Gumilar dalam konferensi pers di Aula Mapolres, Selasa (8/5) menjelaskan, keenam tersangka melakukan aksinya secara bersama-sama pada malam hari sekira pukul 23.00. Satu di antara enam tersangka tersebut adalah seorang sopir angkot yang disewa untuk membawa barang hasil curian mereka.

“Berdasarkan keterangan para tersangka, modus operandi yang digunakan mereka masuk melalui lubang angin-angin gudang berukuran panjang sekitar 4 meter dan lebar 1 meter. Setelah mereka berhasil masuk, kemudian mereka mengeluarkan barang curian melalui lubang yang sama,” ungkap kapolres.

Menurut Suhermanto, barang-barang hasil pencurian tersebut dijual di Kota Cirebon dan hasilnya langsung dibagi rata untuk kebutuhan sehari-hari. Akibat aksi mereka, korban menderita kerugian sebesar Rp15 juta.

Selain barang bukti yang sudah diamankan, dalam aksinya selama tiga malam itu mereka juga berhasil menguras isi gudang berupa piring, magic com, rantang, ember, lemari plastik, blender, kompor gas 1 tungku dan kompor gas 2 tungku.

Kepada sejumlah awak media, salahsatu otak pencurian, AS mengaku melakukan aksi tersebut didasari rasa kesal karena telah dipecat bekerja di gudang alat-alat rumah tangga tersebut. Ia dipecat oleh pemilik gudang sekira dua bulan lalu.

AS nekat mengajak teman-temannya menguras isi gudang itu karena mengetahui pemilik gudang sedang pergi ke luar negeri. “Saya pernah bekerja di situ dan dua bulan yang lalu saya dipecat. Saya berani mengajak teman-teman karena saya tahu ada celah untuk masuk kegudang penyimpanan barang,” kata SA.

Namun SA mengaku baru pertama kali melakukan pencurian, tapi dilakukan dalam waktu berturut-turut selama tiga kali. Kini mereka harus meringkuk di balik jeruji besi sel tahanan Polres Cirebon. Polisi menejerat mereka dengan pasal 363 pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (Dewo)

Related posts