kuping kiri

Ada Peraturan Walikota, Kota Cirebon Targetkan ZIS Rp20 Miliar

Ada Peraturan Walikota, Kota Cirebon Targetkan ZIS Rp20 Miliar

Cirebonplus.com (C+) – Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon telah mengeluarkan Peraturan Walikota (Perwali) Nomor 8 Tahun 2019 tentang Pengumpulan Zakat Profesi, Infak dan Shodaqoh. Sasarannya adalah para pegawai di lingkungan Pemkot Cirebon.

Sekretaris Daerah, Drs H Asep Dedi MSi menegaskan bahwa perwali itu adalah bentuk keseriusan pemkot dalam mendukung program keagamaan melalui pengumpulan zakat profesi, infak dan shodaqoh (ZIS) di kalangan Aparat Sipil Negara (ASN). Hal itu disampaikan sekda dalam sosialisasi Perwali No 8 tahun 2019 di Ruang Adipura Kencana, Kamis (11/4).

Dedi mengatakan, keberadaan zakat profesi diharapkan membantu Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Cirebon untuk mengumpulkan uang dari masyarakat. “Zakat profesi sangat bermanfaat. Dan ini bukti nyata Pemkot Cirebon peduli dengan kegiatan keagamaan sekaligus sosial,” sambung Dedi.

Menurutnya, zakat ternyata juga ikut membantu pemerintah dalam menangani berbagai permasalahan di masyarakat. Kegiatan BAZ antara lain bedah rumah, bantuan pendidikan, kesehatan dan masalah bantuan sosial lainnya.

“Kalau saja dana zakat terkumpul lebih banyak hingga Rp20 miliar tentu Baznas akan berbuat lebih banyak. Mungkin akan berperan aktif dalam perannya mengentaskan kemiskinan. Apalagi zakat itu kewajiban rukun Islam,” kata Dedi.

Ada sekitar 4.000 ASN  yang berpotensi membayar zakat di Kota Cirebon. Peluang tersebut berasal dari semua komponen ASN termasuk beberapa pegawai perusahaan daerah yang dimiliki Pemkot Cirebon.

“Kita perlu memacu dan memicu pelaksanaan BAZ Kota Cirebon karena hal ini bersentuhan dengan visi Sehati. Yang dampaknya bermuara pada kepentingan masyarakat di Kota Cirebon,” kata Dedi.

Asisten Pemerintahan dan Kesra Kota Cirebon, Drs H Agus Mulyadi MSi mengatakan, sosialisasi akan dilaksanakan secara simultan sehingga para ASN akan mengetahui secara pasti untuk menyalurkan zakat dan shodaqoh. Kegiatan akan dilaksanakan ke setiap SKPD agar secara maksimal dapat terwujud pelaksanaan penarikan zakat profesi.

“Mudah-mudahan dapat terwujud mulai 1 Mei nanti. Pemerintah Daerah Kota Cirebon melalui BAZ mempermudah jalan agar ASN agar menjalankan kewajiban agama,” kata Agus seperti dilansir situs Pemkot Cirebon.

Ketua Baznas Kota Cirebon, M Taufik SAg mengatakan, pemerintah sudah memfasilitasi melalui Baznas bagi umat Islam untuk melaksanakan kewajibannya. Baznas merupakan lembaga yang ditunjuk secara sar’i oleh pemerintah untuk mengelola zakat dan shodaqoh.

“Harapan kami hal ini menjadi jalan ASN untuk melaksanakan kewajiban agama. Saya melihat perwali ini sudah cukup bagus dan memadai,” tandasnya. (Dewo)

 

 

Related posts