kuping kiri

Agar Tak Terkesan Bagi-bagi “Kue”, Prioritas APBD Harus Kejar Target Visi-Misi Kota Cirebon

Agar Tak Terkesan Bagi-bagi “Kue”, Prioritas APBD Harus Kejar Target Visi-Misi Kota Cirebon

Cirebonplus.com (C+) – Kamis (14/3), Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RPKD 2020. Agenda bertema Akselerasi Pembangunan Dalam Rangka Mewujudkan Kota Cirebon Sebagai Kota Kreatif Berbasis Budaya dan Sejarah itu dihadiri sejumlah elemen mulai dari jajaran eksekutif, legislatif, hingga stakeholders.

Dalam kesempatan itu, Walikota Cirebon, Drs H Nashrudin Azis SH mengatakan, penggunaan anggaran tidak sekadar bagi-bagi “kue”. Harus ada skala prioritas anggaran yang ditetapkan untuk bisa mencapai target visi dan misi yang telah dicanangkan.

“Ada yang saya tekankan pada Musrenbang kali ini,” ungkap Azis di hadapan semua yang hadir.

Azis meminta kepada B4PD dan dinas terkait lainnya agar bisa mem-break down visi dan misi yang harus dicapai Pemkot Cirebon hingga 2023 mendatang. “Jadi setiap tahun ada target pencapaian,” tegas Azis.

Dengan begitu, lanjut dia, visi dan misi pemerintahan akan tercapai 100 persen di akhir periode mendatang. Karena itu, Azis menekankan agar penggunaan anggaran dilakukan dengan melakukan skala prioritas.

“Saya tidak mau lagi pembangunan itu seperti bagi-bagi kue. Yang penting semua SKPD kebagian. Bukan seperti itu,” ungkap Azis seperti diberitakan situs Pemkot Cirebon.

Tahun ini ditargetkan Kota Cirebon harus menjadi kota yang bersih, hijau dan tertib. Itu harus tercapai, karenanya prioritas anggaran saat ini harus digunakan untuk mewujudkannya.

“Karena kota yang bersih, hijau dan tertib merupakan prasyarat utama agar wisatawan tertarik untuk berkunjung ke Kota Cirebon,” kata Azis.

SKPD lainnya diminta untuk tidak iri hati jika anggarannya berkurang. Karena setiap tahunnya, ada skala prioritas lainnya yang juga harus tercapai, sehingga visi dan misi Sehati bisa tercapai di akhir masa jabatan mereka pada 2023 mendatang.

Kepada masyarakat Kota Cirebon, Azis juga meminta dukungannya. Di antaranya dengan membangun lingkungan mereka menjadi lebih menarik untuk bisa dikunjungi wisatawan. “Nantinya akan tercipta kampung-kampung wisata di Kota Cirebon,” kata Azis.

Selain itu, bagi lingkungan yang memiliki situs-situs juga bisa direhabilitasi dan diperbaiki sehingga situs tersebut menarik untuk dikunjungi wisatawan. “Kota Cirebon ini kaya dengan sejarah dan budayanya. Itu yang bisa menjadi daya tarik wisata kita,” ungkap Azis.

Sementara itu, Wakil Walikota Cirebon, Dra Hj Eti Herawati mengaku bersyukur dengan selesainya rangkaian Musrenbang Kota Cirebon. Aspirasi masyarakat sudah kita tampung, tinggal melaksanakan pembangunan dengan baik 2020 mendatang.

Tahun ini, menurut Eti, mereka akan fokus membenahi sektor pariwisata. Termasuk dengan melakukan berbagai pembenahan sehingga terwujud Kota Cirebon yang bersih, hijau dan tertib. (Dewo/C+2)

Related posts