kuping kiri

Aparat Keamanan Simulasikan Penanganan Ancaman Pemilu di Kota Cirebon, Termasuk Penemuan Bom

Aparat Keamanan Simulasikan Penanganan Ancaman Pemilu di Kota Cirebon, Termasuk Penemuan Bom

Cirebonplus.com (C+) – Kepolisian Resort (Polres) Cirebon Kota (Ciko) menggelar simulasi pengamanan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Latihan pengamanan pemilihan presiden (pilpres) dan pemilihan legislatif (pileg) itu melibatkan unsur lainnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolres Ciko, AKBP Roland Ronaldy menjelaskan, simulasi melibatkan sekitar 1.000 orang. Tidak hanya berasal dari kesatuannya, tetapi gabungan bersama anggota TNI dan unsur Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon.

Menurutnya, ada lima skenario yang disimulasikan hari ini. Mulai dari simulasi kotak suara yang hilang, kerusuhan di TPS, penculikan, temuan bom, hingga simulasi pengunjuk rasa serta penjarahan.

Simulasi, lanjut dia, ini bertujuan untuk mempersiapkan anggota mereka. Sehingga pada saat pelaksanaan nanti, mulai dari masa kampanye yang saat ini sudah dimulai, hingga pilpres dan pileg, semua sudah siap dengan peran dan tugas masing-masing.

Sementara itu, Direktur Ditpolair Polda Jabar, Kombes A Widi Handoko meyakini pelaksanaan Pilpres dan Pileg 2019 mendatang akan berjalan dengan lancar dan baik. “Dengan adanya simulasi ini bisa dijadikan gambaran pelaksanaan di hari H nanti,” kata Widi.

Karena itu, pihaknya meminta semua petugas keamanan bersiap dan mereka juga diminta untuk mampu membaca dan menguasai kondisi keamanan di lingkungan masing-masing.

Sebelumnya, Penjabat (Pj) Walikota Cirebon, Dr H Dedi Taufik MSi di sela-sela simulasi pengamanan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 di Jalan Siliwangi, menyampaikan harapannya agar pesta demokrasi Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 di Kota Cirebon berjalan kondusif, aman dan terkendali.

Ia yakin pelaksanaan pilpres dan pileg di Kota Cirebon akan berjalan aman dan lancar. Terlebih secara dini aparat keamanan sudah memetakan kerawanan yang mungkin terjadi selama pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan itu.

“Saya apresiasi simulasi ini. Berarti Polres Ciko telah mengantisipasi sejak dini. Terutama antisipasi terhadap berbagai kejadian yang bisa terjadi selama pelaksaan kampanye hingga pilpres dan pileg tanggal 17 April 2019 mendatang,” papar Dedi.

Dengan simulasi, Dedi berharap semua pihak bisa memahami tugas dan fungsi masing-masing selama pelaksanaan kampanye hingga Pemilu 2019 nanti. Tujuannya tidak lain untuk menjamin keamanan dan kondusivitas daerah.

“Terutama kenyamanan bagi semua masyarakat Kota Cirebon,” tambah Dedi. (Dewo/C+)

Related posts