kuping kiri

Baznas Segera Godog Nishob Zakat Profesi 2017, Kemungkinan di Angka Rp4 Juta

Baznas Segera Godog Nishob Zakat Profesi 2017, Kemungkinan di Angka Rp4 Juta

SUMBER (Ci+) – Di banyak daerah, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) telah menyerap zakat secara maksimal dari Aparatur Sipil Negara (ASN) dan profesi lainnya, karena sudah ada Peraturan Daerah (Perda) Zakat di daerah masing-masing.

Baznas Kabupaten Cirebon menargetkan Perda Zakat disahkan tahun ini. Lalu berapa potensi zakat profesi yang terserap, bila tahun ini sudah ada perda?

Ketua Baznas Kabupaten Cirebon, H Budiman Mahfudz didampingi H Solihin Busyaeri membuat kalkulasi pendapatan zakat profesi dari ASN. Menurutnya, data yang diperoleh Baznas, total ASN di Kabupaten Cirebon sekitar 18 ribu.

Jika nishob yang disepakati tahun ini sebesar Rp4 juta, maka zakat 2,5 persen dari penghasilan tiap ASN adalah sebesar Rp100 ribu. “Zakat Rp100 ribu dikalihkan jumlah muzakki ada 18 ribu, total yang bisa terkumpul mencapai Rp18 miliar,” ungkap Budiman kepada cirebonplus.com, dalam satu kesempatan.

Angka tersebut belum ditambah zakat profesi ASN Kementerian Agama (Kemenag) dan potensi zakat lainnya. Nilai kumulatifnya bisa menembus angka Rp20 miliar lebih.

“Jika itu terwujud, maka akan banyak warga yang terbantu. Mudah-mudahan perdanya bisa segera diajukan,” tambah dia.

Untuk penentuan nishob tahun 2017, hingga saat ini belum ditentukan besarannya. Pihaknya bakal segera menggelar mudzakaroh para ulama, pemerintah, Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan sejumlah elemen lainnya.

“Pada tahun 2016 lalu, nishob untuk zakat profesi sebesar Rp3,5 juta. Kami berharap bisa disepakati tahun ini nishob zakatnya sebesar Rp4 juta,” paparnya seraya mengatakan, untuk penentuan nishob sejumlah ulama beda pandangan, antara penghitungan penghasilan kotor (bruto) dan bersih (netto). (*)

Laporan: Mahrus Ali

Related posts