kuping kiri

BBM Tiap Jumat Pagi, LTM PCNU Berharap Jadi Gerakan Bersama Semua Elemen

BBM Tiap Jumat Pagi, LTM PCNU Berharap Jadi Gerakan Bersama Semua Elemen

Cirebonplus.com (C+) – Lembaga Takmir Masjid (LTM) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Cirebon bersama Kepolisian Resor (Polres) Cirebon dan PT Sidoagung telah memulai gerakan bersama Bersih-bersih Masjid (BBM) di Masjid Al Washilah Bendungan, Kecamatan Pangenan, Jumat pagi (8/2). Kegiatan ini disepakati untuk digelar seminggu sekali tiap hari Jumat pagi keliling dari kecamatan satu ke kecamatan lainnya.

Hal itu disampaikan Ketua LTM PCNU Kabupaten Cirebon, Ahmad Sunandar kepada Cirebonplus.com. Menurutnya, hasil kesepakatan program ini dilakukan secara berkeliling ke tiap kecamatan.

Putaran pertama, setiap kecamatan satu masjid dan diutamakan adalah masjid kecamatan. Dengan kata lain kerjasama yang disepakati untuk BBM putaran pertama adalah untuk 40 titik masjid.

Sunandar menyampaikan terima kasih kepada Polres Cirebon, PT Sidoagung, Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Pangenan, aparat TNU, Pemdes Bendungan, DKM setempat, dan pihak terkait lainnya yang ikut menyukseskan program ini. Baginya, ini adalah kebersamaan NU yang produktif dengan pihak lain.

Lebih jauh Sunandar mengatakan, gerakan BBM yang diprakarsai LTM NU bersama Polres-Sidoagung hanya embrio awal untuk memotivasi berbagai elemen lainnya yang ada di Kabupaten Cirebon untuk melakukan hal yang sama minimal seminggu sekali. Sehingga masjid dan lingkungannya tetap bersih dan  nyaman untuk ibadah bagi kaum muslimin.

Senada disampaikan Kapolres Cirebon, AKBP Suhermanto. Menurutnya, keterlibatan polisi dalam aksi BBM adalah bagian dari bentuk pelayanan dan kedekatan dengan masyarakat.

Dengan lingkungan masjid yang bersih, lanjutnya, umat Islam dapat beribadah dengan khusyuk dan nyaman. Ia juga berharap program nyata seperti itu bisa terus dilakukan dan diikuti lebih luas oleh masyarakat secara bersama-sama.

Berita sebelumnya, LTM PCNU kembali menunjukkan aksi sosialnya. Menyusul program Pengecatan 1.000 Tajug yang lebih dulu berjalan secara berkelanjutan, Jumat (8/2) LTM Nahdlatul Ulama (NU) memulai program Bersih-bersih Masjid (BBM) yang akan digelar secara rutin di 40 kecamatan.

Untuk menyukseskan program tersebut, LTM NU menggandeng Kepolisian Resor (Polres) Cirebon dan PT Sidoagung. Bertempat di Masjid Al Washilah Desa Bendungan, Kecamatan Pangenan, pelaksanaan BBM diawali dengan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) tiga stakeholders.

Mereka yang menandatangani nota kerjasama antara lain Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Cirebon KH Aziz Hakim Syaerozi, Kapolres Cirebon AKBP Suhermanto, dan pimpinan dari PT Sidoagung. Isinya tentang keterlibatan tiga lembaga tersebut dalam program BBM.

Setelah dibuka, sejumlah unsur yang terdiri dari tenaga kebersihan LTM NU, anggota polisi, aparat TNI, pengurus DKM dan sejumlah relawan langsung berbagi tugas bersih-bersih. Sebagian ada yang membersihkan lantai dan karpet, ada yang bersih-bersih kaca-jendela, ada tim yang khusus membersihkan tempat wudu dan toilet masjid, da nada pula kelompok yang membersihkan material bangunan yang berserakan pascarehab.

Rois Syuriah PCNU Kabupaten Cirebon KH Wawan Arwani Amin, Ketua Tanfidziyah PCNU KH Aziz Hakim Syaerozi, Kapolres Suhermanto, pimpinan PT Sidoagung, Camat Pangenan, Danramil Pangenan, Kapolsek Pangenan, dan kuwu Desa Bendungan tampak ikut berbaur dalam aksi membersihkan masjid.

Ketua Tanfidziyah PCNU KH Aziz Hakim Syaerozi dalam kesempatan itu mengatakan, LTM NU sudah beberapa bulan mempersiapkan program BBM keliling masjid-masjid. Persiapan yang dimaksud  mulai dari pelatihan tenaga kebersihan yang tergabung dalam NU Clean, pengadaan alat-alat kebersihan standar perusahaan cleaning service (CS), hingga penjajakan kerjasama dengan sejumlah instansi.

Alhamdulillah akhirnya Polres Cirebon dan PT Sidoagung menyambut baik program ini dan langsung disepakati pelaksanaan kerjasamanya. Rencananya kerjasama ini dilakukan secara berkelanjutan keliling di semua kecamatan yang ada di Kabupaten Cirebon,” papar pengasuh Pondok Pesantren (Pontren) Babakan, Ciwaringin ini. (Kustano/C+3)

Related posts