kuping kiri

Cegah People Power, Kiai, Habaib, dan Cendekiawan Cirebon Gelar Multaqa Ulama

Cegah People Power, Kiai, Habaib, dan Cendekiawan Cirebon Gelar Multaqa Ulama

Cirebonplus.com (C+) – Tindak lanjut dari kesepakatan para ulama baik tingkat pusat maupun provinsi, para ulama, habaib, pimpinan pondok pesantren, dan cendikiawan muslim di Kabupaten Cirebon juga menggelar Multaqo Ulama. Kegiatan digelar di Hotel Apita, Jalan Tuparev, Kedawung, Cirebon, Senin (20/5).

Pimpinan MUI Kabupaten Cirebon, KH Muklisin Muzari mengatakan, Multaqo Ulama diadakan selain sebagai upaya mempererat silaturahmi, juga respons para ulama terhadap permasalahan umat atau ijabiyah.

“Multaqa Ulama hari ini sebagai tidak lanjut Multaqa Ulama  tingkat pusat dan provinsi. Para ulama di Jawa Barat, khususnya di Kabupaten Cirebon sejauh ini telah ikut serta menjaga masyarakat untuk hidup damai dan tidak menginginkan kerusuhan,” kata dia.

Menurutnya, sering berkumpulnya para ulama, kiai, cendikiawan, dan pimpinan ormas-omas Islam di Kabupaten Cirebon menunjukkan bahwa para pemimpin rukun. Dari wasilah pemimpin rukun, masyarakat akan ikut rukun dalam menghadapi persoalan-persoalan, termasuk terkait Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Presiden (Pilpres).

Saat ini, sambungnya, masyarakat menunggu hasil yang diperoleh oleh masing-masing calon presiden baik dari pasangan nomor urut 01 maupun 02 yang akan dimumkan pada 22 Mei nanti. Sejauh ini di lapangan, menunjukkan masyarakat Kabupaten Cirebon menerima hasil apapun.

“Menurut kami, khususnya di Cirebon itu sudah kondusif, karena pimpinan-pimpinan ormas bahkan pimpinan umat beragama lainnya selalu bertemu. Cendikiawan-cendikiawan muslim juga sering bertemu,” lanjutnya.

Bagaimana soal poeple power? Mantan ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Cirebon (STAIC) itu menyampaikan, melalui berkumpulnya para pimpinan itu diharapkan pengerahan massa yang menimbulkan keresahan bahkan kerusuhan di masyarakat bisa dicegah. Pihaknya tidak mengharapkan ada kerusuhan efek Pilpres. (Abdullah)

Related posts