kuping kiri

Dekranasda Dorong UKM Kota Cirebon Berkembang dan Jadi Industri

Dekranasda Dorong UKM Kota Cirebon Berkembang dan Jadi Industri

Cirebonplus.com (C+) – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Cirebon, Dr Hj Ira Irawati mengaku ingin mendorong usaha kerajinan melalui pengembangan usaha kecil menengah (UKM). Hal itu disampaikan Ira Irawati di sela-sela Musyawarah Dekranasda Jabar di di Ruang Onyx Hotel Aston, Jumat (7/12).

Menurut Ira, Kota Cirebon memiliki banyak kerajinan antara lain batik, topeng, aneka makanan, dan lainnya. Bila dikembangkan, semua itu mampu meningkatkan ekonomi masyarakat. Lebih dari itu bisa diarahkan menjadi industri maju.

Ira mengatakan, pembinaan terus dilakukan agar para perajin mengembangkan usahanya. Salahsatu yang dikembangkan pembuatan batik menggunakan bahan alami di kawasan Sungai Kriyan dan mendapat banyak respons positif dari masyarakat.

Musyawarah Dekranasda sendiri dihadiri 26 ketua dan wakil atau pengurus Dekranasda kabupaten/kota di Jawa Barat. Musda akan berlangsung 7-8 Desember 2018 di Ruang Onyx Hotel Aston bertema Dengan Semangat Berkolaborasi Mari Kita Jadikan Dekranasda Jabar Juara.

Di tempat yang sama Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Barat, Atalia Praratya Kamil menyampaikan, kerajinan di Jawa Barat harus terus didorong. Sehingga para pelaku usaha mampu meningkatkan taraf hidup perekonomiannya. Diakui, kerajinan Jawa Barat merupakan salahsatu identitas bangsa.

Para pelaku usaha saat ini telah menunjukkan semangat baru melalui kreativitas dan inovasi melalui produknya. Maka sepantasnya Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Dekranasda mendorongnya, sehingga mampu berdaya saing.

“Termasuk juga dalam waktu dekat gubernur Jawa Barat akan mendorong 27 destinasi wisata baru. Artinya, ini akan menjadi peluang kita bahwa di setiap tempat kabupaten/kota harus mampu terus menggali bagaimana potensi-potensi bisa ditemukan dan dimunculkan,” paparnya.

Ia mengaku banyak berkeliling ke wilayah-wilayah di Jawa Barat dan ternyata masih banyak “mutiara” ditemukan. Tentunya ini menjadi pekerjaan rumah (PR) bersama, bagaimana supaya mereka bisa dibantu, didorong dan berkembang bersama. (Dewo/C+2)

Related posts