kuping kiri

Gubernur Beri “Kursus Singkat” Birokrasi Dinamis kepada Kepala Daerah Ciayumajakuning

Gubernur Beri “Kursus Singkat” Birokrasi Dinamis kepada Kepala Daerah Ciayumajakuning

Cirebonplus.com (C+) – Gubernur Jawa Barat, HM Ridwan Kamil berbincang santai bersama para kepala daerah di wilayah III Cirebon, Kamis (22/11). Dalam agenda bertajuk Kopdar GWPP itu digelar di Gedung Negara Bakorwil, Krucuk, Kota Cirebon.

Tampak hadir dalam kesempatan tersebut, Penjabat (Pj) Walikota Cirebon H Dedi Taufik, Pj Bupati Cirebon H Dicky Saromi, Bupati Kuningan H Acep Purnama, Bupati Majalengka H Karna Sobahi, dan Wakil Bupati Indramayu H Supendi. Tampak pula sejumlah kepala dinas/instansi dari kelima daerah di timur Jawa Barat tersebut.

Dalam kesempatan itu, pria gubernur menyampaaikan keinginannya agar pimpinan daerah di Jawa Barat dapat menjalankan pola birokrasi baru yang lebih dinamis. Banyak hal yang dapat dilakukan untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat.

“Pimpinan daerah harus membuat Forum Corporate Social Responsibility (CSR), tim akselerasi pembangunan, dan buku kebutuhan infrastruktur,” ungkap pria yang akrab disapa Emil itu.

Agar dapat mewujudkan poin-poin tersebut, Emil menyarankan agar pimpinan daerah dapat meninggalkan pola-pola birokrasi lama dan mulai menerapkan pola birokrasi dinamis. Di antaranya adalah bagaimana program tidak hanya dijalankan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Paradigma birokrasi dinamis setiap program tidak harus didorong oleh dana APBD, tapi harus bisa mencari sumber lain,” ujarnya.

Emil mencontohkan program satu desa satu hafidz atau penghafal Alquran yang kini telah dibiayai oleh salahsatu bank syariah. “Pemprov Jabar juga telah tandatangani kerjasama dengan 40 perusahaan BUMN untuk membantu program Pemprov Jabar,” ujarnya.

Gubernur menilai pembentukan tim akselerasi pembangunan sangat penting dilakukan selain membentuk Forum CSR. Selain itu adanya buku kebutuhan infrastruktur juga jadi pedoman kebutuhan peningkatan infrastruktur di daerah.

“Pemprov Jabar juga akan hibahkan sejumlah program seperti pariwisata untuk pemerintah kota dan kabupaten di Jawa Barat,” tambahnya. (Anshari/C+2)

Related posts