kuping kiri

Ikut PKD V GP Ansor Kabupaten Cirebon, 362 Pemuda Siap Jaga NKRI dan Ulama

Ikut PKD V GP Ansor Kabupaten Cirebon, 362 Pemuda Siap Jaga NKRI dan Ulama

Cirebonplus.com (C+) – Ratusan pemuda yang tergabung dalam Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Cirebon mengikuti Pendidikan Kepemimpinan Dasar (PKD) V di Padepokan Anti Galau Desa Sinarancang, Kecamatan Mundu, Sabtu siang (3/2). Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Alquran, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Ya Lal Wathon, dan Mars Ansor.

Hadir dalam pembukaan Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Cirebon KH Aziz Hakim Syaerozi, Ketua PC GP Ansor Kabupaten Cirebon HM Ujang Busthomi, Komandan Satkorcab Banser Abdurrohman, dan para undangan.

Dalam sambutannya, Ketua PC GP Ansor HM Ujang Busthomi mengatakan, di tempatnya itu baru pertama kali diadakan acara pengkaderan Ansor. Ia bersyukur pesertanya banyak dan itu artinya makin banyak anak muda ingin berkhidmat di Nahdlatul Ulama (NU) melalui GP Ansor.

“Tempat ini baru pertama kali dipakai acara pengkaderan Ansor. Alhamdulillah pesertanya lumayan banyak dan kami Ansor Kabupaten Cirebon mengadakan acara ini murni modal sendiri tidak mengandalkan proposal, apalagi dari calon bupati,” papar Ujang seraya meminta doa agar dirinya selalu sehat, sehingga bisa terus berkhidmat untuk Ansor dan NU.

Menurutnya, GP Ansor adalah pemuda NU sebagai penopang menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan menjaga ulama. Karena itu, pihaknya tidak akan tinggal diam ada pihak-pihak yang mengganggu NKRI dan menghina ulama.

“Jangan sampai ada ormas yang mengganggu keutuhan NKRI. Siapapun yang menggagu keutuhan NKRI, Ansor Kabupaten Cirebon akan menjadi garda terdepan untuk menghadapinya,” kata Ujang.

Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Cirebon, KH Azis Hakim Syaerozi dalam sambutan pembukanya menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada GP Ansor Kabupaten Cirebon, karena sudah mandiri dan telah menjadikan organisasi ini diperhitungkan.

GP Ansor, lanjut dia, sudah mulai menemukan orientasi yang sesungguhnya dalam berorganisasi dan pengkhidmatan terhadap NU. Maka dari itu, tradisi ini harus dikembangkan.

“Inilah substansinya, pengkaderan atau ideologisasi NU di kalangan muda. Saya acungkan jempol buat GP Ansor Kabupaten Cirebon,” sambung dia.

Kang Azis, sapaan akrabnya, menambahkan bahwa penanaman akidah Ahlussunnah Waljama’ah (Aswaja) harus diawali dengan ber-Ansor dan mengikuti pendidikan ke-NU-an, mulai dari PKD. Selanjutnya hendaknya mengikuti forum pengkaderan berjenjang, sehingga pengetahuan tentang Aswaja lebih matang lagi.

Sementara itu,  Ketua Panitia PKD Nuryaman mengatakan, jumlah peserta mencapai 362. Mereka berasal dari delegasi PAC di Kabupaten Cirebon.

“PKD yang kelima di periode kepengurusan Kang Ujang ini mengambil tema Kaderisasi GP Ansor untuk Masa Depan NU dan Indonesia. Acara dilaksanakan mulai hari ini sampai malam Senin,” ungkap dia melaporkan.

Sejumlah pemateri dihadirkan dalam PKD ini, antara lain Rois Syuriah PCNU Kabupaten Cirebon KH Wawan Arwani Amin, Pengurus PBNU KH Taufiqurrohman, sejumlah mantaan ketua GP Ansor, dan narasumber dari PP GP Ansor. Untuk itu, ia berharap agar peserta PKD seriusan mengikuti sesi demi sesi sampai akhir acara pembaiatan.

Di akhir pembukaan PKD, Ketua GP Ansor HM Ujang Busthomi menyerahkan piagam penghargaan dan trofi kepada 10 PAC terbaik dalam akreditasi dan kaderisasi tahun 2017. (*)

Laporan: Mahbullah

Related posts