kuping kiri

IPNU Berharap Sekolah Bisa Diajak Kerjasama Membendung Paham Radikalisme di Kalangan Pelajar

IPNU Berharap Sekolah Bisa Diajak Kerjasama Membendung Paham Radikalisme di Kalangan Pelajar

CIREBON (Ci+) Pemahaman keagamaan yang radikal menjadi ancaman bagi keutuhan bangsa. Pelajar menjadi sasaran cuci otak pemahaman yang menganggap orang di luar golongannya adalah kafir dan sesat.

“Pemahaman seperti ini harus dibendung. Inilah salahsatu komitmen kami IPNU dan IPPNU sesuai dengan komitmen Nahdlatul Ulama (NU),” ujar Ketua Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Cirebon yang baru saja terpilih, Muhammad Mukmin, Kamis (2/2).

Untuk membendung ajaran radikalisme, sambung Mukmin, IPNU bersama IPPNU akan melanjutkan kaderisasi lebih masif baik di sekolah-sekolah maupun di desa-desa.

Ia memastikan, siapapun khususnya pelajar, yang menjadi anggota dan telah mengikuti tahapan kaderisasi, jauh dari pemahaman radikal. Sebaliknya, akan ikut mengajak lingkungan kepada ajaran Islam yang ramah sesuai prinsip rahmatan lil alamin.

Mukmin berharap, sekolah-sekolah bisa welcome dan bisa diajak kerjasama untuk penguatan paham keagamaan dan kebangsaan yang sesuai dengan Pancasila. Selama ini kebanyakan sekolah swasta, yang negeri baru beberapa.

Ke depan IPNU akan lebih proaktif dalam menghadapi isu-isu aktual yang berkembang. Terutama ikut memilinimalisir kemungkinan efek negatif bagi pelajar.

“Misalnya maraknya berita hoax, maka kami akan menyosialisasikan agar pelajar selektif menerima infotmasi. Dan lainnya banyak lagi,” lanjut dia seraya mengatakan akan menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi, terutama peluang beasisw. (*)

Laporan: Mahrus Ali

Related posts