kuping kiri

Jika Ada Sengketa Pilwu, Pemkab Cirebon Sarankan Ajukan Gugatan Saja

Jika Ada Sengketa Pilwu, Pemkab Cirebon Sarankan Ajukan Gugatan Saja

Cirebonplus.com (C+) – Berbagai protes dan gugatan bermunculan pasca pencoblosan dan penghitungan suara Pemilihan Kuwu Serentak 2019, Pemerintah Kabupaten Cirebon mengaku siap menerima gugatan paling lembat H+3, terkait hasil pilwu.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Ciplus beberapa desa yang polemik atas hasil pilwu diantaranya Desa Karanganyar Kecamatan Panguragan, Desa Sura Kulon Kecamatan Kapetakan, Desa Gebang Udik Kecamatan Gebang, serta beberapa desa lainnta. Sementara, persoalan gangguan keamanan juga sempat timbul di Desa Jemaras Lor yang sempat dikabarkan terjadi pengrusakan terhadap salahsatu rumah warga akibat kekecewaan calon yang diusunnya kalah.
Menanggapi Hal tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Cirebon, Suhartono mengatakan, tim pengawas yang tergabung dengan Kesbangpol ini siap menerima gugatan hingga H+3 pilwu serentak.
“Masing-masing calon yang tidak puas silahkan menggugat ke tim pengawas kabupaten,‎” ujarnya.
Permasalahan yang kerap digugat para calon kuwu di Kabupaten Cirebon adalah selisih suara dan sesuai aturan Bupati Cirebon, selisih tidak lebih ‎dari satu persen.
“Tahun 2017 pernah ada gugatan tersebut, pilwunya kembali diulang,” katanya.
Sementara itu Bupati Cirebon, Imron Rosyadi menyebutkan, dari data yang diterima masyarakat Kabupaten Cirebon sangat antusias mengikuti proses pemilihan kuwu (pilwu) serentak yang dilaksanakan kemarin.
Imron menuturkan‎, pilwu serentak lebih meriah dibandingkan dengan pemilihan kepala daerah, pemilihan presiden, atau pun pemilihan legislatif.
“Dari pagi, saya lihat warga benar-benar antusias. Ada yang datang dari pagi,” katanya.
Dijelaskannya, pihaknya juga saat pelaksaan melakukan monitoring pelaksanaan pilwu serentak bersama bersama dengan TNI-Polri, ‎terpantau kondusif dan tetap aman hingga pascapemilihan nantinya.
“Diharapkan pilwu serentak ini melahirkan pemimpin yang mampu menjalankan program dengan baik, terpenting dapat mensejahterakan masyarakatnya,” pungkasnya. (NSI)

Related posts