kuping kiri

Kebiruan Jokowi Sindir SBY?

Kebiruan Jokowi Sindir SBY?

foto: net

SEJUMLAH atribusi berwarna biru tampak beberapa kali dipakai Presiden Joko Widodo dalam acara-acara. Kebiruan Jokowi baru bikin heboh saat aksi demonstrasi damai 2 Desember 2016 atau 212. Saat itu presiden memakai payung biru untuk berlindung dari guyuran hujan dari Istana Kepresidenan menuju Monas, tempat salat Jumat.

Dua hari setelahnya, Minggu, 4 Desember 2016, presiden juga memakai sandal warna biru. Dari foto yang beredar, ternyata pria asal Solo, Jawa Tengah itu membeli sandal jepit di Balikpapan Superblock, Kalimatan Timur.

Kecenderungan menggunakan berbagai benda warna biru, ternyata mengundang penasaran banyak pihak, termasuk sejumlah netizen.

Ya, warna biru Jokowi sudah menjadi perbincangan politik. Lalu, apakah pemaknaan politik simbolisme biru dalam konteks Jokowi benar-benar ditujuakn untuk Partai Demokart?

Memang, di kancah politik Indonesia, warna biru identik dengan Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Nasional Demokrat (Nasdem), dan Partai Demokrat. Tetapi dari tiga partai tadi, Nasdem dan PAN merupakan partai pendukung pemerintah. Jadi jika simbol-simbol itu dikaitkan dengan partai politik, maka dua partai itu tidak mungkin.

Sementara Partai Demokrat berada di luar pemerintahan. Tak sedikit yang mengidentikkan warna biru dengan mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang berlatar belakang Partai Demokrat. Apalagi atribut partai ini sangat dominan warna biru.

Hubungan Demokrat dan pemerintah akhir-akhir ini memang terkesan renggang. Terutama setelah pernyataan SBY merasa dituduh berada di balik aksi demo besar 4 November 2016, yang berakhir ricuh.

Benar atau tidaknya simbolisasi warna biru itu sebagai sindiran untuk SBY, hanya Jokowi yang tahu. (Ci+)

Related posts