kuping kiri

Kepala Daerah dari Demokrat Gabung, Kubu Jokowi Makin Optimis Menang di Jabar

Kepala Daerah dari Demokrat Gabung, Kubu Jokowi Makin Optimis Menang di Jabar

Cirebonplus.com (C+) – Kabar politik mengejutkan datang dari Cirebon. Walikota Cirebon yang juga kader sekaligus mantan Ketua DPC Partai Demokrat Kota Cirebon, Nashrudin Azis SH secara pribadi menggelar deklarasi dukungannya untuk pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presidn (cawapres) nomor 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Bagaimana respons Wakil Ketua Tim Kampanye Daerah Jokowi-Ma’ruf untk Jawa Barat, Saan Mustopa menganggap deklarasi dukungan Nashrudin Azis adalah keuntungan tersendiri. Bagi tim pemenangan Jokowi-Ma’ruf, bergabungnya Azis menjadi tambahan energi.

Menurut ketua DPW Partai Nasdem Jawa Barat itu, kubu nomor 01 menyambut Nashrudin Azis dengan tangan terbuka. Dengan posisi dan pengaruh yang dimiliki, pihaknya optimis Nashrudin Azis bisa menambah kemenangan di Jawa Barat.

Di sejumlah daerah banyak kepala daerah dari partai pendukung Prabowo-Sandiaga yang menyebrang ke Jokowi Ma’ruf. Sedangkan untuk di Jawa Barat, lanjut Saan, Nashrudin Azis merupakan kepala daerah pertama yang menyeberang.

Bukan tidak mungkin dukungan dari kepala daerah lain di Jabar akan mengalir, terutama dari partai-partai sebelah. Ia berharap Nashrudin Azis bergabung dan bahu membahu dengan kepala daerah dari partai oposisi yang memang punya tanggung jawab dan kewajiban secara politik untuk memenangkan Jokowi-Ma’ruf.

Berita sebelumnya, mantan DPC Partai Demokrat Kota Cirebon, H Nashrudin Azis membelot dari keputusan partai yang mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subijanto-Sandiaga Uno. Sebaliknya, walikota Cirebon yang baru dilantik untuk kedua kalinya itu malah mendeklarasikan dukungan untuk pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Tak tanggung-tanggung kepastian dukungan disampaikan Azis melalui deklarasi khusus di Hotel Verse Cirebon, Sabtu (19/1). Pantauan Cirebonplus.com, deklarasi dukungan untuk capres-cawapres nomor 01 itu dihadiri sejumlah petinggi partai pengusung Jokowi-Ma’ruf di Kota Cirebon.

Mereka di antaranya Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Cirebon Edi Suripto beserta jajarannya, Ketua DPD Partai Nasdem Kota Cirebon yang juga Wakil Walikota Cirebon Hj Eti Herawati dan Sekretaris Harry Saputra Ghani beserta jajarannya. Tampak pula Ketua DPD Partai Glkar Kota Cirebon Toto Sunanto dan petinggi pegusung lainnya.

Tampak pula di barisan depan, Ketua DPW Partai Nasdem Jawa Barat Saan Mustofa. Yang menarik, tak tampak petinggi Partai Demokrat Kota Cirebon hadir dalam deklarasi tersebut.

Dalam kesempatan itu, Azis mengatakan bahwa partai asalnya, Demokrat sudah tahu bahwa dirinya mendukung Jokowi-Ma’ruf. Ia merasa tidak takut terhadap kemungkinan adanya sanksi dari DPP Partai Demokrat.

Menurutnya, Demokrat terutama melalui Ketua Umumnya Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selama ini selalu memberikan pemahaman bahwa sebagai kader yang harus memiliki jiwa yang besar. Dengan kata lain menerima perbedaan dan dinamika demokrasi yang terjadi.

Dia menegaskan bahwa apa yang dilakukannya adalah bersifat pribadi yang dalam konstitusi sebagai warga negara memiliki hak untuk memilih. “Ini adalah sikap pribadi saya untuk mendukung pasangan Jokowi-Ma’ruf,” tandasnya.

Lalu bagaimana reaksi Demokrat teradap keputusannya? Azis menyampaikan, sejauh ini tidak ada persoalan dan belum tahu sikap Demokrat atas keberaniannya berbelok dari keputusan partai di tingkat pusat dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang.

Dikatakan, dukungannya terhadap Jokowi-Ma’ruf tidak sekadar seremoni deklarasi. Meskipun tidak masuk struktur pemenangan, namun Azis berjanji akan membantu untuk memaksimalkan perolehan suara Jokowi-Ma’ruf, terutana di Kota Cirebon. (Dewo/C+2)

Related posts