kuping kiri

Ketua DPC Turun Tangan bila Fraksi PDIP Gagal Lobi Soal AKD

Ketua DPC Turun Tangan bila Fraksi PDIP Gagal Lobi Soal AKD

Cirebonplus.com (C+) – Atmosfer politik di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cirebon memanas. Kondisi ini buntut dari kisruh penbentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD).

Fraksi PDIP dan Fraksi Partai Gerindra tetap berkukuh bahwa pembentukan AKD tersebut ilegal dan melanggar prosedur. Sementara Fraksi PKB dan sejawatnya juga ngotot struktur AKD yang telah dibentuk tersebut sah.

Kegagalan Fraksi PDIP mendapatkan posisi strategis di AKD memancing reaksi Ketua DPC PDIP Kabupaten Cirebon, H Imron Rosyadi. Bahkan, bupati Cirebon tersebut akan turun tangan bila perjuangan Fraksi PDIP membawa masalah tersebut ke Biro Hukum menemui kegagalan.

Menurut Imron, masih ada waktu untuk melakukan kocok ulang AKD di DPRD. Ia pun menginstruksikan Fraksi PDIP untuk segera melakukan lobi-lobi terlebih dahulu.

“Jika lobi-lobi tak berhasil, maka harus pakai cara kencang sedikit bicaranya, supaya semua menyadari bahwa kekuasaan tidak boleh digunakan untuk sewenang-wenang, harus untuk kepentingan rakyat. Karena itu tidak ada kata menang dan kalah untuk menunjukkan diri yang paling hebat, tidak ada sekarang (yang hebat). Yang paling bagus kustru kebersamaan,” papar Imron kepada par wartawan. 

Imron kembali menekankan pentingnya kebersamaan dan kerja bersama, karena itu AKD harus berisi komposisi bersama berbagi peran untuk bekerja untuk rakyat. Ia menyayangkan, belum juga bekerha tapi dewab sudah ribut.

“Kalau awalnya sudah ribut, yang terlihat adalah kepentingan pribadi bukan kepentingan rakyat,” tandas Imron. (Dewo)Foto: Net

Related posts