kuping kiri

Kick Off Liga Santri Regional Jawa Barat I Mulai 10 Mei

Kick Off Liga Santri Regional Jawa Barat I Mulai 10 Mei

Cirebonplus.com (C+) – Panitia Liga Santri Nusantara (LSN) 2018 Regional Jawa Barat I mengumpulkan para manajer kesebelasan pesantren peserta liga, Jumat (4/5). Bertempat di Meeting Room Kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Cirebon, manager meeting dipimpin langsung Ketua Panitia Pelaksana LSN 2018 Regional Jawa Barat I, H Imam Taufik.

Sejumlah hal dibahas dalam agenda tersebut antara lain persyaratan peserta, jadwal screening pemain dan pesantren, kepastian kesiapan peserta, dan ketentuan lainnya yang berhubungan dengan pra pertandingan. Panitia juga menyampaikan tahapan-tahapan jadwal pertandingan mulai dari penyisihan, 16 besar, 8 besar, semifinal, hingga final.

Ketua Panitia Pelaksana LSN 2018 Regional Jawa Barat I, H Imam Taufik menjelaskan, segala persyaratan harus disiapkan paling lambat pada saat screening yang di-deadline hingga 8 Mei. Bagi semua tim yang lolos screening, akan dikumpulkan kembali saat technical meeting tanggal 9 Mei.

Dalam technical meeting, kata Imam, akan disampaikan ketentuan teknis pertandingan, aturan main, dan hal lainnya terkait fair play. Dalam kesempatan itu juga akan dilakukan pengundian pertandingan atau           drawing dan penentuan jadwal pertandingan antar kesebelasan.

“Pertandingan pertama atau kick off akan dimulai tanggal 10 Mei dengan sistem gugur. Babak penyisihan yang diikuti 32 tim akan dipertandingkan 10-13 Mei. Untuk babak 16 besar akan dilanjutkan setelah Ramadan dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada 7–8 Juli,” paparnya.

Berikutnya babak pertandingan 8 besar akan digelar pada 9–10 Juli dan semifinal 12 Juli. Sedangkan untuk babak final akan diadakan pada tangga 14 Juli.

“Bagi pemenang juara 1-4 disediakan trofi, medali, dan hadiah uang pembinaan senilai belasan jutaan rupiah. Tak hanya itu, bagi juara pertama, secara otomatis mendapatkan tiket untuk mengikuti turnamen yang sama di tingkat nasional, bertemu dengan para juara dari region lain di seluruh Indonesia,” sambung dia.

Untuk diketahui, sejak babak penyisihan tingkat regional hingga sesi nasional ada tim pemandu bakat yang mengidentifikasi skill para pemain. Mereka akan menginventarisasi bakat-bakat terbaik untuk direkomendasikan baik untuk tim nasional maupun pemain profesional klub-klub Indonesia. (*)

Laporan: Al Fajri

Related posts