kuping kiri

KPU Kabupaten Cirebon Masifkan Sosialisasi Tentang Bahaya Money Politics

KPU Kabupaten Cirebon Masifkan Sosialisasi Tentang Bahaya Money Politics

Cirebonplus.com (C+) – Banyak pihak yang memprediksi bahwa Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 masih akan diwarnai dengan politik uang (money politics). Banyak masyarakat yang masih berpikir instan dan praktis, begitupun para calon anggota dewan diprediksi akan banyak yang menggunakan uang untuk memengaruhi masyarakat pemilik hak pilih.

Hal itu tentu menjadi tantangan tersendiri bagi penyelenggara pemilu, baik Komisi Pemilihan Umum (KPU) maupun Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Menyikapi hal ini, KPU Kabupaten Cirebon juga berkomitmen untuk melakukan pendidikan politik tentang bahaya money politics.

Komisioner KPU Kabupaten Cirebon, Husnul Khotimah mengatakan, pihaknya sejauh ini aktif melakukan sosialisasi tentang regulasi money politics kepada masyarakat. Menerangkang bahwa politik uang itu bagian dari tindak pidana.

“Kami sebagai penyelenggara pemilu juga ada regulasi yang mengatur soal apa itu money politics. Jadi kita lebih pada pendekatan kepada masyarakat bahwa politik uang itu termasuk pelanggaran pidana dan ada sanksi hukum kurungan (penjara) dan denda. Berlaku bagi pemberi dan penerima money politics. Itu yaga kami sosialisasikan,” ujar Husnul.

Ia berharap, dengan masifnya sosialisasi mengenai pemilu dan bahaya politik uang, akan mengubah pola pikir masyarakat bahwa menerima sesuatu dari peserta pemilu akan mendapatkan sanksi dan tidak baik bagi kualitas kepemimpinan yang dihasilkan dari pesta demokrasi.

“Harapan kami dengan menyosialisasikan informasi tentang politik uang, maka pemilih akan bergeser perspektifnya yang selama ini menganggap menerima sesuatu dari peserta pemilu sangatlah lumrah. Untuk itu kami mensosialisasikan tentang regulasi politik uang yang ada sanksi pidana bagi penerima dan pemberi,” papar Husnul. (Surya/C+3)

Related posts