kuping kiri

Laziswa Attaqwa Launching Rumah Peradaban, Sekda Dorong Banyak Perusahaan Beri Kontribusi

Laziswa Attaqwa Launching Rumah Peradaban, Sekda Dorong Banyak Perusahaan Beri Kontribusi

Cirebonplus.com (C+) – Pembangunan dalam bidang apapun, tak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Semua pihak harus ikut berkontribusi, salahsatunya adalah perusahaan-perusahaan.

Karena alas an itulah Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon mendorong banyak lembaga atau perusahaan untuk memberikan kontribusi, di antaranya melalui beasiswa bagi masyarakat. Sehingga kualitas pendidikan masyarakat Kota Cirebon semakin meningkat.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs H Asep Dedi MSi dalam launching Rumah Peradaban Laziswa Attaqwa Kota Cirebon, Selasa (28/6). Asep mengatakan, pihaknya selalu mendukung bahkan mendorong banyak lembaga memberikan beasiswa hingga S1.

Semakin banyak lembaga yang memberi, tentunya jenjang pendidikan masyarakat Kota Cirebon akan meningkat. “Secara khusus kami merespons positif terhadap Laziswa Attaqwa yang memberikan beasiswa tapi dengan nilai plus yakni dimonitor bimbingannya selama empat tahun atau S1. Dengan rumah peradaban ini menjadi pembeda bagi Laziswa dalam memberikan beasiswa,” ungkap Dedi.

Dedi menambahkan, pihaknya memantau banyak lembaga yang juga memberikan beasiswa, sehingga membantu pemerintah meningkatkan kualitas pendidikan. Masing-masing lembaga memiliki objek berbeda-beda sehingga masyarakat banyak menyerap beasiswa.

“Investasi pendidikan ini (Laziswa, red) sangat baik karena belajar, tinggal dan berkembang bersama di Rumah Peradaban,” kata Dedi.

Ketua Harian Attaqwa Cirebon Center, Drs Ahmad Yani Mag mengatakan, Attaqwa terus melakukan kreasi selama Ramadan, salahsatunya Rumah Peradaban. Rumah Peradaban jadi branding Rumah Zakat untuk memberdayakan umat salahsatunya memberikan beasiswa.

“Tidak hanya memberikan uang secara konsumtif tapi Laziswa mendampingi penerima beasiswa selama empat tahun program agama, Bahasa Inggris dan penguatan leaedership kewirausahaan. Sehingga penerima bea siswa memiliki sarjana lebih kompeten di abad 21 apalagi menghdapai era 4.0,” ujar Ahmad Yani. (Dewo)

Related posts