kuping kiri

Mahasiswa Cirebon Protes Represivitas Aparat Terhadap Aktivis di Balikpapan

Mahasiswa Cirebon Protes Represivitas Aparat Terhadap Aktivis di Balikpapan

Cirebonplus.com (C+) – Ratusan mahasiswa Cirebon yang tergabung dalam organisasi Cipayung seperti PMII, HMI, dan GMNI menggelar aksi di perempatan lampu merah Jalan Kartini, Kota Cirebon, Rabu (20/2). Unjuk rasa tersebut merupakan aksi solidaritas atas sikap represif aparat keamanan di Balikpapan terhadap aktivis mahasiswa saat aksi Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-122 Balikpapan.

Koordinasi Aksi, Yudi Aryanto menyayangkan represivitas aparat keamanan terhadap aktivis mahasiswa di Balikpapan. “Saya selaku mahasiswa sangat menyayangkan sekali sikap represif aparat terhadap aktivis mahasiswa. Ini adalah aksi solidaritas terhadap teman-teman kami mahasiswa dan aktivis saat melakukan aksi memperingati HUT Balikpapan,” papar Yudi kepada Cirebonplus.com.

Menurut Yudi, pihaknya menuntut agar Kepolisian Resort (Polres) Cirebon Kota (Ciko) tidak melakukan tindakan represif, karena aparat lebih dominan bertugas mengamankan. Hal itu agar ketika mahasiswa ataupun aktivis melakukan aksi aparat keamanan tidak melakukan tindakan represif.

“Yang namanya kebebasan berpendapat itu dilindungi undang-undang. Kita juga bebas untuk mengungkapkan aspirasi,” jelasnya.

Saat mahasiswa dan para aktivis melakukan aksi demonstrasi di Balikpapan, mereka menuntut pembongkaran kasus korupsi di Balikpapan yang menurut mereka masih belum terselesaikan. Massa aksi berjumlah sekitar 100 orang dengan atribut organisasi masing-masing.

“Massa juga membawa spanduk bertuliskan HUT Balikpapan Ke-122 Belum Bebas Korupsi dengan kertas buffalo merah sebagai wujud rapor merah simbol kegagalan Pemkot Balikpapan,” ungkapnya.

Aksi yang dilakukan mahasiswa Cipayung di perempatan lampu merah Jalan Kartini berlangsung damai dan lancar dengan dikawal sejumlah personil dari kepolisian. (Muhamad Surya/C+2)

Related posts