kuping kiri

Masuk Bursa Calon Walikota Cirebon, Reza: Tunggu Tanggal Mainnya

Masuk Bursa Calon Walikota Cirebon, Reza: Tunggu Tanggal Mainnya

CIREBON (Ci+) – Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Cirebon sekitar 16 bulan lagi. Sejumlah nama yang digadang-gadang sebagai calon walikota (cawalkot) dan calon wakil walikota (cawawalkot).

Salahsatu nama yang mengemuka adalah Rd Reza Pramadia. Reza dianggap layak karena sudah dikenal masyarakat, terutama karena akivitasnya di sejumlah organisasi kepeloporan pemuda.

Reza Pramadia terkesan malu-malu saat dikonfirmasi tentang peluang pencalonannya. Ia hanya tersenyum sembari menjelaskan hal-hal yang lebih makro.

Kepada cirebonplus.com, Ketua DPW Gerakan Peduli Anti Narkoba (GPAN) Cirebon Raya itu hanya berharap dari proses Pilwalkot 2018 mendatang, muncul sosok muda yang bisa diandalkan untuk memimpin perubahan yang lebih baik di Kota Cirebon.

“Saya sih siap saja kalau masyarakat menghendaki, saya sih siap saja. Semua dikembalikan kepada masyarakat. Kalau boleh berharap sih, Kota Cirebon harus dipimpin oleh orang muda, karena butuh semangat baru untuk mengelola pembangunan kota Cirebon,” ujar Reza, Rabu (15/2).

Menurutnya, hingga saat ini ada sejumlah partai politik yang memintanya untuk ikut berkompetisi di Pilwalkot Cirebon. Tetapi belum bisa memberikan jawaban ya atau tidak.

“Tunggu saja tanggal mainnya Mas. Pasti nanti saya akan umumkan ke publik kok,” ujarnya.

Yang pasti, ke depan dia menginginkan Kota Cirebon dikembalikan pada jati dirinya sebagai Kota Wali. Di antara yang harus diwujudkan adalah memaksimalkan potensi seni dan budaya Kota Cirebon ini agar bisa menjadi daya tarik untuk menyedot sebanyak-banyaknya wisatawan luar daerah dan mancanegara.

Dengan cara memaksimalkan potensi yang ada, Reza yakin Cirebon bisa bersaing dengan kota budaya lainnya seperti Jogjakarta dan Solo. Apalagi kalau dilihat dari kultur hampir sama dengan dua kota itu.

“Kalau dua kota ini mampu, kenapa Kota Cirebon tidak. Untuk itu butuh sosok tepat yang bisa membangun Kota Cirebon lebih baik. Dan generasi muda adalah jawaban tepat atas persoalan ini,” tambahnya. (*)

Laporan: Hamdi Muntadir

Related posts