kuping kiri

Menjanjikan Pekerjaan Internasional, Kuliah di Luar Negeri Tak Semahal Perkiraan

Menjanjikan Pekerjaan Internasional, Kuliah di Luar Negeri Tak Semahal Perkiraan

Cirebonplus.com (C+)International Education Expo yang diadakan SUN Education Group di lantai 3 The Luxton Hotel Cirebon, Rabu (17/1) membuka jalan bagi para siswa di Cirebon dan sekitarnya untuk berkuliah di universitas-universitas ternama di luar negeri. Juga membuka mata siswa dan orang tua bahwa kuliah di luar negeri bukanlah sesuatu yang sulit untuk diwujudkan.

Branch Director SUN Education, Jessica Amanda Susanto mengatakan, dengan mengunjungi pameran pendidikan, diharapkan bisa mengedukasi masyarakat, memperkenalkan universitas luar negeri yang bisa menjadi peluang untuk melanjutkan studi. Terutama universitas yang biayanya lebih murah.

Diharapkan juga bisa memberikan peluang pekerjaan yang lebih internasional dan lebih baik. Termasuk perusahaan yang lebih besar dan mengglobal.

Ia memberikan bocoran, sejatinya banyak universitas di luar negeri memberikan beasiswa yang besar tidak hanya bagi mahasiswa domestik, tapi juga dari negara lain. Kalaupun ditekankan biaya, nilainya tidak semahal yang diperkirakan banyak orang.

“Banyak yang tidak tahu ternyata kuliah di luar negeri biayanya lebih murah daripada universitas swasta di Indonesia. Termasuk biaya hidupnya,” kata Jessica kepada cirebonplus.com.

Ia mencontohkan universitas yang promo seperti Singapura University (SU) yang memberikan baiay pendidikan diskon 15 persen dari Rp70 juta/tahun, bukan per semester. Juga ada fasilitas domitori atau kos dan juga apartemen bagi yang di dalam maupun luar kampus, ada juga fasilitas bus untuk antar jemput.

Lalu, di negara mana saja jaringan universitas mancanegara yang memiliki kerjasama dengan SUN Education? Menurut Jessica, terdapat 12 lembaga pendidikan dari berbagai negara yang semuanya mengikuti education expo antara lain Australia, Singapura, UK, USA, Malaysia, New Zealand, Canada, Switzerland, China, Netherlands, dan Italy. Yang banyak diilih adalah universitas di Australia, Malaysia, Singapura, dan USA.

“Kami mewakili banyak university di luar negeri. Bagi peserta expo kriterianya biasanya anak SMA yang ingin melanjutkan studi ke S1 atau S2. Ada juga yang sudah lulus dari university lokal seperti Unswagati dan IAIN banyak bertanya tentang peluang S2 ke luar negeri,” kata Jessica.

Bagi para peminat yang mendaftar, lanjut dia, harus registrasi dulu. Selanjutnya ada data-data yang bisa diakses dari program SUN Education.

SUN Education sendiri menyelenggarakan pendidikan yang bernama SUN English seperti IELTS, atau TOEFL. Hal itu untuk mempersiapkan calon mahasiswa, karena bahasa pengantar untuk sekolah di luar negeri adalah Inggris dan diperlukan sertifikat IELTS atau TOEFL. (*)

Laporan: Aulia Nurusshifa

Related posts