kuping kiri

NU Sangat Pansacilais dan Paling Awal Menerima Sebagai Azaz Tunggal

NU Sangat Pansacilais dan Paling Awal Menerima Sebagai Azaz Tunggal

Cirebonplus.com (C+) – Semua komponen bangsa Indonesia tidak perlu meragukan kesetian Nahdlatul Ulama (NU) terhadap Pancasila sebagai dasar negara. Lebih dari itu, NU telah menegaskan untuk bersama-sama dengan komponen bangsa lainnya agar terus menjaga Pancasila agar tetap tegak di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Penegasan tersebut disampaikan Pengasuh Pondok Pesantren (Pontren) Assalafie Babakan, Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, KH Hamam Syaerozi Lc di hadapan ribuan masyarakat yang hadir dalam acara Sosialisasi Empat Pilar Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia (RI). Kegiatan tersebut dihadiri langsung Ketua MPR RI H Zulkifli Hasan.

Kiai Hamam melanjutkan, NU sangatlah Pancasilais. Bahkan, organisasi kemasyarakatan (ormas) NU merupakan organisasi yang paling awal menerima Pancasila sebagai azaz tunggal negara.

“Kami tegaskan bahwa NU sangat Pancasilais. NU paling awal menyetujui dan menegaskan bahwa Pancasila sebagai azaz tunggal,” tegas kakak kandung Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Cirebon, KH Aziz Hakim Syaerozi itu.

Tak hanya itu, sambungnya, NU termasuk keluarga besar pesantren, juga berkomitmen untuk menjaga tiga pilar lainnya selain Pancasila yakni Undang-Undang Dasar (UUD) Tahun 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika. “Bagi NU harga mati,” tandasnya.

Sosialisasi Empat Pilar sendiri diikuti perwakilan dari semua Majelis Wakil Cabang (MWC) se-Kabupaten Cirebon, para ulama di Kabupaten Cirebon, santri, dan elemen lainnya. Tampak pula sejumlah elemen dari Muspida Kabupaten Cirebon. (*)

Laporan: Eko Yudi Yanto

Related posts