kuping kiri

Nyalon Kuwu Lagi, Yakub Gelontorkan Program Karanganyar Bermartabat

Nyalon Kuwu Lagi, Yakub Gelontorkan Program Karanganyar Bermartabat

Cirebonplus.com (C+) –  Calon Kuwu Desa Karanganyar, Kecamatan Panguragan Moh Yakub SH , kembali maju dalam Pemilihan Kuwu (Pilwu) 27 Oktober mendatang. Dirinya menggelontorkan Jargon Karanganyar Bersih, Makmur, Religius, Tentram dan Bersahabat (Bermartabat).

Moh Yakub SH mengatakan, dalam satu periode sebelumnya dirinya sudah bertekad untuk membangun dan mengembangkan Desa Karangnyar menjadi desa yang mampu untuk mandiri dan mamfasilitsi agar masyarakatnya sejahtera. Oleh karena itu, dengan ikhlas dan melanjutkan program kerja serta pengambdian demi masyakat.

Dijelaskannya, untuk membangun Desa Karanganyar Yakub mengaku menggelontorkan Program Karanganyar Bermartabat. Pemerintahan desa yang jujur dan berwibawa dengan pengambilan keputusan yang cepat dan tepat. Mengedepankan kejujuran dan musyawarah mufakat dalam kehidupan sehari-hari baik dengan pemerintahan maupun dengan masyarakat desa.

“Meningkatkan profesionalitas dan mengaktifkan seluruh perangkat desa. Mewujudkan sarana dan prasarana desa yang memadai,” paparnya.

Masih menurutnya, selain itu juga akan mewujudkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat desa. Meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat desa yang maksimal. Meningkatkan kehidupan desa secara dinamis dalam segi keagamaan dan kebudayaan.

Disinggung mengenai langkah kerja apa yang akan dilakukan kedepan. Kang Yakub sapaan akrabnya menjelaskan, Dirinya menggagas adanya Bank Sampah terpadu. Dalam teknis pelaksanaan sampah organik akan diambil setiap harinya oleh PPSU desa untuk diolah menjadi pupuk kompos dan sampah Anorganik bisa ditabungkan ke Bank Sampah.

“Sehingga sampah kini tidak lagi dibuang begitu saja tetapi sampah tersebut masih memiliki manfaat bahkan dapat menghasilkan uang yang bisa digunakan memenuhi kebutuhan rumah tangga,” ujarnya.

Tak hanya itu, hal menarik lainnya dirinya selain persoalan sosial dan kemasyarakat. Yakub juga memikirkan persoalan akhlak dan bidang keagamaan. Yakub menggagas Kartu Sekar Sejahtera yang didalamya berisi santunan anak yatim, pemberian insentif bagi guru ngaji, imam masjid/musola serta guru honorer PAUD, TK, diniyah.

Pemberian insentif menurutnya, merupakan wujud perhatian dan komitmen pemerintah desa untuk meningkatkan kualitas petugas keagamaan sekaligus pengembangan syariat Islam bagi warga Karanganyar.

“Kita sangat membutuhkan dukungan dari seluruh pihak dengan penuh keikhlasan. Sehingga program yang kita bangun nantinya dapat bermanfaat bagi generasi muda kita,” paparnya.

Ditambahkannya, dengan insentif itu diharapkan beberapa program keagamaan yang digalakan pemerintah berjalan lancar. Seperti program mengaji sebelum Jam belajar, program gerakan masyarakat maghrib mengaji bagi pelajar jenjang TK/RA, SD/MI dan SMP/MTs dan program mengaji jumat malam di masji dan mushala.

“Kita semua harus memastikan bahwa generasi muda di Bintan dapat memiliki pengetahuan agama yang cukup atau generasi madani,” pungkasnya. (Mul)

Related posts