kuping kiri

Nyalon Kuwu Tegalgubug Lor, Dodo Widodo Ingin Serius Urus Sampah dan Kesejahteraan Warga Miskin

Nyalon Kuwu Tegalgubug Lor, Dodo Widodo Ingin Serius Urus Sampah dan Kesejahteraan Warga Miskin

Cirebonplus.com (C+) – Dodo Widodo yang merupakan tokoh masyarakat Desa Tegalgubug Lor, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon sudah tidak asing lagi di telinga  masyarakat. Kiprahnya sudah banyak dirasakan masyarakat.

Tidak heran bila saat maju sebagai calon kuwu ia mendapat banyak respons dan simpati dari warga, tokoh masyarakat, hingga ulama Desa Tegalgubug Lor. 

Pendukung fanatik Dodo Widodo, Ahmad Fauzi saat ditemui di sela-sela pawai perdana berharap calon yang didukungnya dapat membenahi dan meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat. Juga dapat memajukan pembangunan yang ada di Desa Tegalgubug Lor. 

Menurutnya, selama ini kiprah Dodo yang notabene pernah menjabat sebagai perangkat desa yang juga mantan anggoyta DPRD Kabupaten Cirebon periode 2009-2014, merupakan contoh putra daerah yang baik dan dapat dipercaya apabila kelak memimpin. Sehingga dapat memajukan Desa Tegalgubug Lor menjadi lebih baik.

Selain itu, apabila terpilih nanti Dodo diyakini tetap menjadi Dodo Widodo yang jadi kebanggaan masyarakat. “Kami menginginkan pemimpin berpengalaman di berbagai bidang seperti Pak Dodo, karena masyarakat percaya beliau dapat membenahi dan memajukan desa ini, karena sudah berpengalaman baik sebagai perangkat desa maupun anggota dewan,” ujarnya.

Masih menurut Fauzi, visi misi calon kuwu Tegalgubuglor nomor urut 1 itu patut diacungi jempol, karena programnya prorakyat baik di sektor perekonomian, pendidikan, agama, kesehatan, infrastruktur, administrasi berbasis internet, maupun pelayanan yang lain. Sehingga bisa memberikan pelayanan semaksimal mungkin dan dapat mengayomi masyarakat terutama yang lemah.

“Sejumlah program yang menjadi dambaan masyarakat antara lain pencegahan gizi kronis (stunting), meningkatan pendapatan perekonomoan keluarga miskin, dan meningkatkan potensi-potensi yang ada di desa untuk meningkatkan PAD.  Saya rasa pantas saja bila masyarakat menilai Pak Dodo Widodo salahsatu calon kuwu pilihan masyarakat,” paparnya penuh keyakinan.

Sementara itu, Dodo Widodo dengan rendah hati menyampaikan bahwa dirinya mencalonkan sebagai kuwu karena dorongan. Juga semata-mata ingin meningkatkan amal ibadah dengan jalan mengabdikan diri kepada masyarakat agar desanya menjadi lebih baik dan lebih maju.

“Saya mencalonkan diri sebagai calon kuwu di Desa Tegalgubuglor ini tidak ada maksud dan tujuan yang lain, selain untuk mengabdikan diri kepada masyarakat menuju desa yang lebih baik, sehat, cerdas dan sejahtera serta mengembalikan lagi Desa Tegalgubuglor yang religius. Insya Allah bila saya terpilih setiap bulan akan mengadakan istighotsah dan doa bersama di balai desa bersama aparatur pemerintah desa, RT, RW, BPD, lembaga dan seluruh elemen masyarakat agar tetap adem dan desa kita dilindungi Allh SWT,”  tuturnya.

Dodo mengungkapkan, visi yang ditawarkan adalah Menuju Desa Tegalgubug Lor yang Lebih Baik, Sehat, Cerdas dan Sejahtera. Sedangkan untuk misinya antara lain bekerja sepenuh hati, penuh tanggung jawab, yang didasari keikhlasan.

Ia ingin melakukan pembenahan dan pembinaan administrasi yang menyeluruh dengan dasar-dasar semua perangkat desa harus bekerja sesuai tupoksinya masing-masing serta pembinaan IT (website desa) yang transparan dan terbuka. Pihaknya juga akan melakukan perbaikan infrastruktur berdasarkan priorotas dengan memperhatikan aspirasi dari masyarakat yang dituangkan dalam forum Musyawarah Dusun (Musdus) dan dilanjutkan ke Musyawarah Desa (Musdes).

Yang tak kalah penting, Dodo juga akan memprioritaskan kebersihan, utamanya sampah semi industri (home industry) atau konveksi. Sampah tersebut sebenarnya dapat dikelola melalui perbaikan TPS-TPS yang sudah ada, termasuk membangun TPA-nya bila memungkinkan.

“Misi kami juga ingin melakukan pengadaan, pembangunan, pengembangan serta pemeliharaan sarana-prasarana pelayanan sosial dasar untuk pemenuhan, pemulihan dan peningkatan kualitas kesehatan dan gizi masyarakat, melakukan pencegahan gizi kroni (stunting), serta pendidikan dan kebudayaan,” papar dia.

Terakhir, misinya adalah melakukan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa melalui peningkatan pendapatan ekonomi bagi keluarga miskin atau kurang mampu, serta pemanfaatan BUMDes secara maksimal. Selain itu meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADesa) dengan mengembangkan potensi-potensi yang ada di desa. (Abdullah)

Related posts