kuping kiri

Panen Raya di Desa Loyang, Bupati Indramayu: Gabah Jangan Langsung Dijual

Panen Raya di Desa Loyang, Bupati Indramayu: Gabah Jangan Langsung Dijual

Cirebonplus.com (C+) – Desa Loyang, Kecamatan Cikedung mulai panen raya, Senin (25/3). Untuk menyemarakkan panen raya, para petani mengundang Bupati Indramayu, H Supendi dan pejabat Dinas Pertanian.

Usai penen raya secara simbolis, dalam kesempatan itu Bupati Supendi meminta kepada petani untuk tidak langsung menjual gabah secara keseluruhan, karena harga tengah turun, namun bisa menjual secara bertahap untuk menutup biaya produksi.

Supendi menegaskan, saat ini tengah terjadi musim panen untuk wilayah Indramayu bagian selatan dan akan terus terjadi sampai bulan April mendatang untuk wilayah utara. Namun demikian adanya musim panen ini belum sepenuhnya memberikan kegembiraan bagi para petani, pasalnya harga gabah terus mengalami penurunan dan hal ini jika dibiarkan maka petani akan mengalami kerugian karena tidak bisa menutup biaya produksi yang telah dikeluarkan.

“Panen raya yang tengah terjadi ini mengakibatkan harga gabah terus mengalami penurunan. Saya harap petani bisa menahannya dan tidak langsung menjualnya namun bisa dilakukan secara bertahap untuk menunggu harga stabil,” kata Supendi.

Pada kesempatan itu, Supendi juga memberikan semangat kepada ratusan warga Desa Loyang yang hadir untuk terus berpartisipasi dalam pembangunan yang berkelanjutan di desa. Mengingat sektor pertanian merupakan salahsatu kunci penting dalam keberhasilan pembangunan di desa terlebih jika bisa panen sampai 2 kali atau bahkan 3 kali panen.

Saat ini peran pemerintah dalam sektor pertanian di Kabupaten Indramayu cukup besar hal ini ditunjukkan dengan pembangunan 3 waduk yang siap mengairi areal pesawahan di Indramayu yakni Waduk Jatigede, Cipanas, dan Sadawarna.

Sementara itu, Camat Cikedung, Endhy Yohendi mengatakan, areal sawah di Kecamatan Cikedung mencapai 7.669 hektare yang terdiri dari 4.778 hektare sawah irigasi dan 2.891 hektare sawah hutan atau tadah hujan.

“Pada panen di Kecamatan Cikedung ini rata-rata per hektar mencapai 7,8 hektare. Ini cukup menggembirakan bagi petani dan mudah-mudahan hargapun bisa berpihak kepada petani, ” tegas Endhy.

Hadir pada panen perdana tersebut sejumlah gapoktan dan poktan serta kelompok wanita tani yang ada di Kecamatan Cikedung. (Abdullah/C+6)

Related posts