kuping kiri

Panwascam Gebang Sisir APK, Kegelisahan Warga Terjawab

Panwascam Gebang Sisir APK, Kegelisahan Warga Terjawab

Cirebonplus.com (C+) – Melaksanakan instruski Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Cirebon dalam rangka menertibkan alat peraga kampanye (APK) yang melanggar, Panwascam Kecamatan Gebang ikut bergerak, Jumat (14/12). Berkoordinasi denga Satpol PP, Polsek, dan Danramil anggota Panwascam menyisir APK di semua desa yang dianggap melanggar.

Tak hanya komisioner, kegiatan ini juga melibatkan seluruh tenaga kesekretariatan Pengawas Kelurahan/Desa (PKD) untuk bersama-sama turun ke lapangan menertibkan APK Pemilihan Umum 2019, baik calon presiden dan wakil presiden ataupun anggota legislatif.

Ketua Panwaslu Kecamatan Gebang, Wasrun SS menjelaskan, kegiatan penertiban APK yang melanggar atas instruksi Bawaslu Kabupaten Cirebon. Untuk memaksimalkan, Bawaslu juga mengirim surat dari Satpol PP Kabupaten Cirebon perihal permohonan bantuan personel untuk bersama-sama melaksanakan penertiban.

Kegiatan diawali dengan apel siaga di depan sekretariat Panwascam Gebang, pihaknya bersama Satpol PP kecamatan dibantu personil Polsek dan anggota Koramil. Kegiatan dimulai sebelum Jumat dan dilanjutkan setelah salat.

“Kegiatan ini merupakan amanat Perbawaslu No 28 Tahun 2018 pasal 24 ayat 1 poin D dan pasal 25 ayat 2 tentang tata cara pemasangan APK,” kata dia.

anggota Panwascam Gebang Divisi PHL, Haidar SHI menambahkan, satu demi satu APK peserta pemilu baik dari calon presiden dan wakil presiden maupun anggota legislatif yang terpasang di pohon atau tiang, ditertibkan. Hari ini penertiban difokuskan diantaranya  APK yang terpasang di pohon ataupun tiang listrik, tempat ibadah, pendidikan, dan kantor-kantor pemerintah.

“Sebelum melaksanakan intruksi Bawaslu Kabupaten Cirebon kami sudah melakukan pengawasan APK bersama PKD se-Kecamatan gebang. Saya berharap setelah adanya penertiban ini, peserta pemilu tidak lagi memasang APK dipohon, tiang listrik dan tempat-tempat yang dilarang,” lanjutnya.

PKD Gebang Udik, Cahyani mangatakan, kegelisahan masyarakat yang terganggi dengan banyaknya APK melanggar yang terpasang di pohon dan tiang listrik ahirnya terjawab dengan penertiban. Untuk data awal APK yang melanggar memang dari PKD untuk diteruskan ke Panwascam hingga Bawaslu.

“Sebelumnya kami melakukan pengawasan, mengambil foto, dan mencatat, lalu kami serahkan laporannya. Alhamdulillah karena sinergitas kerjasama dari seluruh PKD serta dari pihak Satpol PP, Polsek, dan Koramil kegiatan penertiban berjalan lancer. Tetap akan kami tertibakan jika masih ada yang tertinggal atau belum dicopot,” kata dia. (Abdul Bari/C+3)

Related posts