kuping kiri

Pemilu 1,5 Bulan Lagi, Kertas Suara Belum Sampai ke Kabupaten Cirebon

Pemilu 1,5 Bulan Lagi, Kertas Suara Belum Sampai ke Kabupaten Cirebon

Cirebonplus.com (C+) – Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 tinggal 45 hari lagi. Surat suara dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI belum juga dikirim ke KPU Kabupaten Cirebon. Padahal, ada lima jenis surat suara yang harus disortir dan dilipat sebelum didistribusikan.

Komisioner Bawaslu Kabupaten Cirebon, Sadarudin Parapat menyampaikan, jelang 45 hari pencoblonsan, sampai sekarang KPU Kabupaten Cirebon belum menerima surat suara. Atas dasar itu, KPU harus segera memastikan kedatangan surat suara tersebut.

Tidak hanya itu, dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kabupaten Cirebon sebanyak 1.702.668 jiwa, dipastikan surat suara untuk yang dibutuhkan untuk Kabupaten Cirebon bisa mencapai 8 juta lebih. Sehingga, dengan banyaknya surat suara, butuh waktu untuk menyortir serta melipat sebelum didistribusikan ke kecamatan dan desa.

“Tinggal 45 hari lagi dan hal ini sangat penting. Belum lagi surat suara itu karena 5 jenis dengan DPT 1.702.668 jiwa, maka kira-kira kurang lebih 8,8 juta surat suara, hampir 9 juta. Itu sangat butuh waktu utntuk sortir  dan lipat kemudian didistribusikan. Jadi kami minta KPU segera memastikan surat suara dan logistiknya,” paparnya kepada Cirebonplus.com usai sosialisasi di salahsatu hotel, Sabtu (2/3).

Selain itu, Bawaslu Kabupaten Cirebon juga meminta tambahan kotak suara dan pengganti yang rusak akibat terkena air beberapa waktu lalu. Karena sampai saat ini kotak suara tersebut belum juga digantikan.

Perihal gudang logistik, lanjut Sadarudin sudah ada pemindahan. Selain itu, Bawaslu meminta pihak keamanan untuk menjamin bahwa gudang yang saat ini digunakan aman dan terjamin dari segala macam ancaman baik itu kebakaran, air, maupun tangan jahil manusia.

Ketua Bawaslu Kabupaten Cirebon, Abdul Khoir menambahkan, sesuia dengan UU No 7 tahun 2017, pendistribusian logistik Pemilu memang diperbolehkan satu hari sebelum pencoblosan.

Namun, sebagai pimpinan di Bawaslu Kabupaten Cirebon, pihaknya menginginkan kejadian Pilkada 2018 tidak terulang kembali. Saat itu, ribuan surat suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Cirebon di salahsatu desa di Kecamatan Plumbon hilang karena terbakar.

Pria yang akrab disapa Aab itu menganggap KPU sangat lambat dalam mendistribusikan dan mengadakan logistik Pemilu khususnya di wilayah Kabupaten Cirebon. (Muhamad Surya)

Related posts