kuping kiri

Pendukung Prabowo-Sandi Rapatkan Barisan, Hero Sindir Azis Soal Fatsun dan Etika Politik

Pendukung Prabowo-Sandi Rapatkan Barisan, Hero Sindir Azis Soal Fatsun dan Etika Politik

Cirebonplus.com (C+) – Membelotnya kader terbaik Partai Demokrat Kota Cirebon, H Nashrudin Azis SH yang menyatakan dukungan resmi kepada pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, langsung menimbulkan gejolak. Bahkan, berita tentang walikota Cirebon itu menjadi perbincangan hangat di Jakarta.

Deklarasi dukungan Azis ke pasangan nomor 01 memunculkan isu perpecahan di tubuh partai koalisi pendukung Prabowo Subijanto-Sandiaga Uno di Kota Cirebon. Tak mau menjadi isu liar, barisan pendukung pasangan nomor 02 langsung rapatkan barisan.

Senin (21/1), petinggi dan simpatisan partai pendukung Prabowo-Sandi berkumpul di salahsatu hotel Jalan Wahidin, Cirebon. Mereka menggelar deklarasi Indonesia Menang untuk menunjukkan bahwa partai pengusung di Kota Cirebon masih solid, meski kader terbaik Partai Demokrat berbeda dukungan.

Pantauan Cirebonplus.com, deklarasi dihadiri elit partai pengusung mulai dari Gerindra, PKS, Partai Demokrat, Partai Berkarya, dan PAN. Tampak di antra mereka ada Wakil Bendahara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ir HE Herman Khaeron.

Dalam pernyataan politiknya Herman Khaeron (Hero) menegaskan, deklarasi tersebut membuktikan bahwa partai pendukung Prabowo-Sandi di Kota Cirebon masih tetap solid. Mereka tetap semangat untuk memenangkan capres dan cawapres nomor 02.

Deklarasi, sambungnya, menempis anggapan masyarakat bahwa partai pendukung pecah setelah kader terbaik Partai Demokrat yang juga Walikota Cirebon, H Nashrudin Azis pindah dukungan ke Jokowi-Ma’ruf.

“Kami yakin dengan deklarasi ini partai pengusung Prabowo-Sandi makin solid. Hari ini kami buktikan kepada masyarakat kekompakannya,” tandas Hero.

Lebih lanjut Hero menegaskan, dalam politik ada kewajiban, etika, dan pilihan politik. Keduanya harus sejalan sesuai dengan perintah dari ketua umum partai yang selama ini menaunginya.

Hero melihat, perpindahan kader Demokrat ke “kamar” sebelah diindikasikan karena ada pihak-pihak yang mengajak ke jalan yang tidak benar. Padahal jelas Prabowo dan Sandi (PAS) akan berjuang bersama rakyat. (Dewo/C+2)

Related posts