kuping kiri

Pengembangan Ekowisata Mangrove Kota Cirebon Butuh Waktu 5 Tahun

Pengembangan Ekowisata Mangrove Kota Cirebon Butuh Waktu 5 Tahun

Cirebonplus.com (C+) – Kepala Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Kejawanan, Imas Masriah SPI mendukung penuh langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon untuk mengembangkan ekowisata mangrove. Tak hanya men-support, pihaknya ingin terlibat langsung dalam merealisasikan gagasan tersebut.

Menurutnya, khusus di kawasan Kejawanan, Kota Cirebon memiliki sejumlah area. Ada area existing yang luasnya 19 hektare, area pengembangan bagian barat yang luasnya 30 hektare dan area pengembangan di bagian timur yang luasnya mencapai 25 hektare.

Nah untuk untuk area existing dimana mangrove ditanam saat ini berdasarkan masterplan 2009 menjadi kawasan pengembangan kolam pelabuhan kedua,” ungkap Imas.

Namun seiring dengan berkembangnya waktu dan kepedulian terhadap lingkungan serta menumbuhkan ekonomi masyarakat, mereka akan me-review masterplan tersebut dan akan membuatnya menjadi kawasan ekowisata di Kota Cirebon. “Karena kita di sini sebenarnya sudah memiliki potensi wisata,” ungkap Imas.

Sekalipun potensinya terkait dengan mitos, namun cukup banyak warga yang datang ke Pantai Kejawanan, khususnya di hari-hari libur. “Selama 5 hari libur Lebaran, ada 37 ribu pengunjung, 6 ribu motor dan 2.000 mobil yang berkunjung ke sini,” ungkap Imas.

Potensi ini yang akan dimanfaatkan untuk bisa menarik lebih banyak lagi kunjungan wisata ke Kejawanan dengan keberadaan ekowisata mangrove.

Setelah Detail Engineering Design (DED) jadi, ekowisata mangrove segera dibangun di lokasi tersebut. Ditargetkan DED tersebut sudah selesai pada 2020, sehingga pembangunan ekowisata bisa segera dimulai.

Kawasan ekowisata ditargetkan selesai 5 tahun. Pembangunan itu pun dilakukan tanpa merusak lingkungan yang sudah ada saat ini.

Sebelumnya, Kota Cirebon bersiap mengembangkan ekowisata mangrove, terutama di sepanjang Pantai Kota Cirebon. Untuk tujuan ini Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon ingin melibatkan masyarakat dalam menjaga ekosistem mangrove.

Guna menunjukka keseriusan, Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon melakukan penanaman bibit mangrove dalam rangka memperingati Hari Mengrove Sedunia di selatan Pelabuhan Perikanan, Pegambiran, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Jumat (26/7). (Dewo/Ril)

Related posts