kuping kiri

Perdagangan dan Jasa Plumbon-Jamblang Prospektif, Syaratnya Pemdanya Harus Kreatif

Perdagangan dan Jasa Plumbon-Jamblang Prospektif, Syaratnya Pemdanya Harus Kreatif

PLUMBON (Ci+) – Ada yang memprediksi wilayah barat Kabupaten Cirebon, mulai Kedawung hingga Plumbon akan makin ramai di tahun 2017. Hal ini dilihat dari kecenderungan pergeseran investasi serta aktivitas perdagangan dan kasa ke barat, setelah Kota Cirebon makin sesak.

“Bahkan sudah dibilang penuh untuk wilayah Kedawung hingga plered. Di antara bukti paling nyata adalah kemacetan dan kepadatan kendaraan di sepanjang Plered-Tuparev,” kata arsitek Bandung kelahiran Cirebon, Rudi Ananta Dirga yang sedang menemani pengusaha properti atasannya survei lokasi sepanjang Plered-Jamblang, Kamis (2/2).

Menurut Rudi, sepanjang Plered-Jamblang sebenarnya strategis dari sisi prospek bisnis. Selain ada di jalan pantura, juga terdapat akses jalan tol.

Tetapi dia tidak habis pikir, ada beberapa proyek properti pertokoan di sepanjang jalan tersebut yang lakunya lambat. Padahal dia yakin aktivitas perdagangan dan jasa di kawasan itu punya prospek yang bagus.

“Saya melihat lebih kepada kurangnya langkah pemerintah daerah (pemda) harus kreatif dalam memberikan stimulus activity. Tujuannya untuk memancing keramaian,” kata pria kelahiran Panguragan, Kabupaten Cirebon itu seraya mengatakan, cara Walikota Bandung, Ridwan Kamil bisa jadi referensi.

Ridwan Kamil, lanjut Rudi, membuat berbagai bangunan dan kawasan monumental yang mampu menyedot keramaian. Tidak hanya dari lokal Bandung, tapi juga daera lain.

Hasilnya, daerah-daerah sepi jadi ramai serta aktivitas usaha perdagangan dan jasa makin maju. “Itu saya rasa yang perlu diciptakan,” tambah dia. (*)

Laporan: Mahrus Ali

Related posts