kuping kiri

Perdana, Pemkot Cirebon Bagikan 6.000 Kartu Identitas Anak

Perdana, Pemkot Cirebon Bagikan 6.000 Kartu Identitas Anak

Cirebonplus.com (C+) – Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon melakukan pencanangan Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA) dan grand launching Kartu Identitas Anak (KIA), Kamis (31/1). Pencanangan dan launching ditandai dengan pembagian KIA oleh Wakil Walikota (Wawali) Cirebon, Dra Hj Eti Herawati kepada perwakilan anak.

Dalam kesempatan tersebut, Wawali Eti mengatakan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) telah merampungkan pencetakan KIA sebanyak 6.000 lembar dari total target 11.000.
“Disdukcapil Kota Cirebon akan terus kami support agar bisa mencapai target pencetakan kartu,” tandasnya.

Menurutnya, gerakan sadar administrasi bisa terlihat dengan empat hal, mulai dari sadar akan pentingnya memiliki dokumen kependudukan, pentingnya pemanfaatan dokumen kependudukan, pentingnya pemutakhiran data kependudukan, dan pentingnya pelayanan administrasi kependudukan. “Pelayanan kependudukan dituntut tidak berhenti melakukan inovasi dan program demi layanan yang lebih baik,” pinta Eti.

Inovasi Disdukcapil Kota Cirebon dalam pelayanan kependudukan, lanjut dia, antara lain program Disdukcapil Klakon yaitu terlaksana dan diimplementasikan dalam kegiatan pelayanan kependudukan sehari Klakon Sedina, dan Klakon Ning RW atau pelayanan bisa dilakukan di RW, dan lain-lain. “Tujuan pelayanan kependudukan ini bisa membahagiakan masyarakat karena prosesnya mudah dan cepat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Jabar, Heri Suherman menambahkan pencanangan GISA telah dilakukan mulai dari tingkat nasional hingga tingkat provinsi dan sekarang tingkat kota dan kabupaten.
“Pencanangan GISA di Kota Cirebon sekaligus peluncuran KIA yang akan menjadi identitas tunggal kependudukan,” ujarnya.

Heri mengatakan, Nomor Induk Kependudukan (NIK) termasuk yang ada dalam KIA akan menjadi identitas siswa didik di sekolah mulai tingkat SLTA ke bawah untuk menggantikan nomor induk siswa. Semua warga Negara diwajibkan memiliki NIK tidak hanya yang berusia 17 tahun ke atas, bahkan yang baru lahir juga wajib punya KIA.

Heri menyebutkan untuk kota dan kabupaten di Jabar hampir setengahnya telah mencanangkan GISA dan meluncurkan KIA. Adapun yang belum mencanangkan dan meluncurkan KIA saat ini telah mempersiapkan diri. (Dewo/C+2)

Foto: Istimewa

Related posts