kuping kiri

Perkuat Ideologi dan Gerakan, Pengurus PCNU Periode 2017-2022 Ikut MKNU

Perkuat Ideologi dan Gerakan, Pengurus PCNU Periode 2017-2022 Ikut MKNU

Cirebonplus.com (Ci+) – PCNU Kabupaten Cirebon menggelar Madrasah Kader Nahdlatul Ulama (MKNU). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari Minggu-Senin (7-8/5) itu diadakan di Pondok Pesantren (Pontren) Raudlotul Hidayah Desa Sindanglaut, Kecamatan Lemahabang asuhan KH Ihsan Aziz.

Kegiatan yang difasilitasi Tim MKNU Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu diikuti oleh pengurus baru PCNU Kabupaten Cirebon yang akan dilantik. Selain itu, para ketua Majelis Wakil Cabang (MWC) juga tampak ikut serta.

Bertindak sebagai narasumber Wakil Ketua PBNU KH Abdul Manan, Wakil Katib PBNU KH mujib Qolyubi, jajaran Wakil Sekretaris PBNU seperti H Endin Sofihara, KH Masduqi Baidlawi, Sultonul Huda, dan dari Tim MKNU Dr Zaenal Efendi. Selain itu, tokoh NU asal Cirebon juga menyampaikan materi yakni KH Wawan Arwani Amin dan Dr H Affandi Muchtar MA.

Wakil Ketua PBNU, KH Abdul Manan mengatakan, MKNU merupakan institusi khusus yang dibentuk PBNU. Tujuannya, untuk melakukan kaderisasi para pengurus baik di tingkat PW maupun PCNU.

Ia berharap, pengurus NU memiliki cara pandang yang sama, baik dari sisi amaliyah maupun harakah gerakannya.

Ketua PCNU Kabupaten Cirebon, KH Aziz Hakim menyampaikan, kegiatan MKNU merupakan kegiatan yang sangat istimewa. Pasalnya, difasilitasi langsung dari tim PBNU.

“Sengaja kegiatan MKNU diselenggarakan sebelum kegiatan pelantikan pengurus, karena kita memiliki harapan besar. Pengurus PCNU periode 2017-2022 ini memiliki cara pandang yang sama untuk mewujudkan gerakan program-program ke depan,” paparnya.

Selain itu, sertifikat MKNU juga pada 2018 nanti akan menjadi syarat bagi pengurus NU sesuai dengan amanat anggaran dasar NU. Sehingga PCNU Kabupaten Cirebon dapat melahirkan trainer-trainer andal untuk menggerakkan kegiatan MKNU di tingkat MWC-MWC.

Pihaknya punya mimpi, selama dua tahun ke depan, seluruh MWC di Kabupaten Cirebon sudah menyelenggarakan MKNU. Selanjutnya sampai dengan 2022 nanti seluruh ranting juga sudah menyelesaikan agenda MKNU.

“Ini bagian dari ideologisasi dan konsolidasi organisasi. MKNU juga akan dikombinasikan dengan Madrasah Aswaja yang sudah existing di beberapa MWC Kabupaten Cirebon,” ujarnya.

Ia berharap kedua program itu akan menjadi program unggulan di periode 2017-2022. (*)

Laporan: Abdul Bari

Related posts