kuping kiri

Permudah Pelayanan untuk Desa, Kemendesa Gandeng BJB

Permudah Pelayanan untuk Desa, Kemendesa Gandeng BJB

Cirebonplus.com (C+) – Kerjasama terus dilakukan Kementerian Desa, Pembangunan Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) untuk memudahkan pelayanan kepada rakyat. Terbaru, Kemendes menjalin kerjasama dengan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJB) terkait penggunaan produk jasa layanan perbankan.

Penandatanganan memorandum of understanding (MoU) dilakukan di Kantor Kemendesa PDTT Jakarta, Kamis (30/8). Pejabat terkait kedua bela pihak hadir dan meneken kesepakatan yang telah dibahas intens sebelumnya.

Sekretaris Jenderal Kemendesa PDTT, Anwar Sanusi mengatakan, melalui kerja sama tersebut Bank BJB akan memberikan dukungan implementasi kebijakan terkait desa, kebijakan terkait daerah tertinggal, dan kebijakan terkait transmigrasi. Pasalnya, Bank BJB memiliki performa bagus yang bisa diandalkan untuk membantu menopang ekonomi nasional.

“Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi memiliki enam direktorat jenderal, dua mengurusi desa, dua mengurusi daerah tertinggal, dan dua mengurusi transmigrasi. Kami siap berkolaborasi dan juga bagaimana kerja sama untuk orang-orang desa,” ujarnya usai penandatanganan nota kesepahaman.

Dikatakan, selain penting untuk menjadi perhatian, isu desa belakangan ini juga menjadi isu seksi dari pemerintahan era Jokowi-JK. Perhatian lebih terhadap desa tertuang dalam nawacita ketiga pemerintah yakni Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan.

Nawacita ini dibuktikan bukan hanya sekadar jargon, slogan, dan moto. Tapi sebuah visi yang diterjemahkan ke dalam institusionalisasi program. Bahwa untuk memperkuat desa, terkait mandat Undang-Undang Desa, maka pertama yang dilakukan adalah membuat lembaga kementerian khusus untuk mengawal program tersebut. Maka dibuatlah kementerian baru, yakni Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.

Terkait MoU, Direktur Utama Bank BJB, Ahmad Irfan mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Kemendes PDTT yang telah bekerja sama dan menggunakan jasa layanan Bank BJB. Ia berharap, kerja sama terus dapat berjalan dengan baik dan memberikan efek positif kepada desa-desa di Indonesia.

“Bank BJB asetnya telah menjadi nomor 14 dari 115 bank di Indonesia.  Di mana visi untuk mencapai 10 bank terbesar di Indonesia telah mendekati. Mudah-mudahan produk kita juga sama dengan bank nasional lainnya,” ujarnya dalam rilis yang diterima cirebonplus.com.

Menurutnya, Bank BJB telah tersebar luas dengan memiliki jaringan sebanyak 2.365 jaringan, yang telah bersinergi dengan atm bersama, prima, dan visa. Sehingga jaringan ATM bisa diambil di manapun bahkan di internasional.

“Produk kita sudah tersebar baik skala nasional maupun internasional, seperti di Jeddah,” pungkasnya. (*)

Laporan: Anshori

Related posts