kuping kiri

Polres Indramayu Gagalkan Peredaran Uang Palsu, Nilainya Hingga Ratusan Miliar

Polres Indramayu Gagalkan Peredaran Uang Palsu, Nilainya Hingga Ratusan Miliar

Cirebonplus.com (C+) – Polres Indramayu berhasil membongkar sindikat peredaran uang palsu dalam bentuk rupiah dan dolar Singapura. Totalnya, mencapai ratusan miliar rupiah.

Hal itu terungkap dalam ekspos yang dilakukan Polres Indramayu, Kamis (31/1) pukul  11.20 di Polres. Kapolres Indramayu, AKBP M Yoris MY Marzuki SIK memimpin langsung konferensi pers.

Tampak mendampingi kapolres, Kepala Tim Sistem Pembayaran Pengedaran Uang Rupiah dan Keuangan Inklusif Kantor Perwakilan BI Cirebon Yu Kon Afrinaldo, Kasat Reskrim AKP Suseno Adi Wibowo SH SIK, Kasi Propam, dan Paur Humas.

Menurut Kapolres Yoris, jajarannya berhasil mengamankan JHR (41), warga Desa Padaasih, Kecamatan Cibogo, Kabupaten Subang. Ia diamankan di SPBU Terisi, Indramayu pada hari Minggu (30/1).

Dari tersangka polisi mengamankan barang bukti 88 lembar uang kertas rupiah palsu pecahan Rp50 ribu senilai Rp4,4 juta, sebanyak 170 lembar uang palsu dolar Singapura pecahan S$10.000 senilai Rp17,76 miliar. Selain itu, juga 2.200 lembar uang palsu dolar Singapura pecahan S$10.000 senilai Rp229,85 miliar.

Kapolres menjelaskan, modus operandi yang dilakukan tersangka dengan cara mengedarkan uang palsu untuk mendapatkan keuntungan dari hasil penjualan seharga Rp3 juta untuk uang rupiah palsu, serta Rp8 juta untuk dolar palsu. Atas tindakan pelaku, polisi menjerat tersangka dengan Pasal 36 ayat (3) UU RI No 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang dan atau pasal 245 KUHPidana.

“Ancaman hukumannya penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp50 miliar,” tegas Kapolres Yoris.

Setelah ekspos, Bank Indonesia melalui pimpinannya memberikan reward kepada jajaran Polres Indramayu atas kontribusi dalam pengungkapan kasus pidana pemalsuan uang. (Abdullah/C+6)

Related posts