kuping kiri

PPP Versi Romi Kantongi SK, Siapapun yang “Menang” Ada Peluang Merger dengan Kubu Djan

PPP Versi Romi Kantongi SK, Siapapun yang “Menang” Ada Peluang Merger dengan Kubu Djan

CIREBON (Ci+) – Kepengurusan ganda Partai Persatuan Pembangunan (PPP) juga terjadi di Kabupaten Cirebon. Setelah kubu Djan Farid mengklaim satu-satunya yang “terdaftar” di Kesbangpol dan KPU, kini terbantahkan.

Kepengurusan DPC PPP Kabupaten Cirebon versi Romahurmuzi (Romi) saat ini sudah terbentuk dan telah mendapatkan SK. Ini artinya, dualisme kepengurusan PPP juga terjadi di Kabupaten Cirebon.

Data yang dihimpun cirebonplus.com, kepengurusan PPP Kabupaten Cirebon versi Romi disahkan melalui SK bernomor 021/SK/DPW/C/III/2017. SK tersebut ditandatangani Hj Ade Munawaroh Yasin SH MH sebagai ketua DPW PPP Jawa Barat dan Sekretarisnya H Pepep Saeful Hidayat SIKom.

SK tersebut mengesahkan kepengurusan DPC PPP Kabupaten Cirebon yang dipimpin Drs H An’im Falahuddin sebagai ketua dan Wachid SEI sebagai sekretaris. Sedangkan untuk posisi Pimpinan Majelis Pertimbangan Cabang (MPC) diketuai KH Taufiqurrohman Yasin dan KH Abdul Kohar sebagai sekretaris.

Ketua DPC PPP Kabupaten Cirebon kubu Romi, Drs H An’im Falahuddin mengatakan, SK tersebut ditandatangani pada tanggal 24 Maret 2017. Tetapi untuk peroliodesasi kepengurusan tahun 2016-2021, sesuai dengan pelaksanaan musyawarah cabang (muscab).

SK tersebut sampai ke tangannya sekitar 10 hari lalu. Selanjutkan akan disosialisasikan ke berbagai pihak.

Dalam waktu dekat pihaknya akan menyambangi kantor Kesbangpol dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cirebon untuk menyerahkan salinan SK. Sehingga bisa diketahui publik bahwa DPC PPP tidak hanya yang diketuai Mujahid MPd.

Soal dualisme kepengurusan, kata An’im, hanya dinamika politik partai saja. Dia yakin dalam waktu dekat akan selesai dan kembali menyatu.

Di Kabupaten Cirebon, pihaknya juga aktif menjalin komunikasi dengan jajaran pengurus PPP versi Djan Farid. Ia ingin menunjukkan bahwa sesama kader PPP tidak ada masalah.

Apakah artinya akan ada merger kepengurusan DPC PPP versi Romi dan Djan bila sudah ada keputusan pasti siapa yang “menang”? An’im tak membantah. Bila melihat komunikasi yang ada, iya yakin bisa disatukan untuk bersama-sama membesarkan PPP di Kabupaten Cirebon.

” Bisa jadi (merger). Kami kan ada komunikasi. Jadi tidak ada masalah antarkader PPP di Kabupaten Cirebon,” pungkas anggota DPRD itu. (*)

Laporan: Mahrus Ali

Related posts