kuping kiri

Puting Beliung Terjang Kawasan Pesisir Pegambiran-Pangenan, Sejumlah Rumah Warga Rusak

Puting Beliung Terjang Kawasan Pesisir Pegambiran-Pangenan, Sejumlah Rumah Warga Rusak

Cirebonplus.com (C+) – Deteksi dini Tropical Center Warning Center (TCWC) Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) tentang acaman angin puting beliung dan gelombang besar akibat  siklon tropis Cempaka, akhirnya terbukti. Rabu siang (29/11), angin kencang tersebut terjadi di Cirebon dan merusak sejumlah fasilitas.

Belum bisa terkonfirmasi daerah mana yang lebih dulu diamuk puting beliung. Yang pasti, angin besar membentuk putaran tersebut menyinggahi sejumlah tempat di Cirebon.

Informasi yang dihimpun cirebonplus.com, daerah yang disapu angin kencang sejenis puting beliung antara lain di sebelah timur kawasan Pegambiran, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon. Tempat lainnya adalah di Desa Waruduwur sekitar pintu keluar tol kanci.

Saat kejadian, kondisi cuaca gerimis kecil pascahujan. Pergerakannya yang tampak jelas ditandai putaran kepulan seperti asap membumbung tinggi, tak ayal menjadi tontonan masyarakat yang melintas di dekat lokasi.

Indra, warga Desa Mundupesisir, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon yang sempat menyaksikan pergerakan puting beliung mengaku takjub campur takut saat menyaksikan pergerakan angin. Beruntung, angin bergerak ke arah laut dan menyasar dan tidak menyasar titik kermaian.

“Saya khawatir, takut puting beliung bergerak menuju tempat saya dan beberapa orang berteduh dan menyaksikan angin. Alhamdulillah balik lagi kea rah laut dan kabarnya bergerak menuju selatan,” kata dia.

Pergerakan angin kencang ke kawasan Kanci-Waruduwur juga menyasar jalan utama by pass sekitar pukul 15.15. Sejumlah pohon kecil tumbang, rumah rusak, dan papan reklame di pintu keluar tol Kanci, roboh.

Angin puting beliung kabarnya juga menerjang permukiman di Desa Astanamukti, Kecamatan Pangenan. Sejumlah rumah diinformasikan mengalami kerusakan sedang.

Di Blok Posong Desa Astanamukti, rumah perangkat desa yang akrab disapa Mai rusak diterjang angin. Di Blok Cipati, pohon yang tumbang diterjang angin puting beliung menimpa rumah warga. Beruntung tidak ada korban dari warga sekitar.

Sebelumnya, Kepala BMKG, Prof Dwikorita Karnawati mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan kesiagaan mengahadpi kondisi cuaca yang buruk dalam tiga hari ke depan, karena berpotensi menimbulkan dampak lebih dari biasanya.

“BMKG dengan ini menyampaikan kepada masyarakat bahwa dalam tiga hari ke depan akan ada peningkatan intensitas hujan disertai angin kencang yang juga berdampak pada peningkatan tinggi gelombang serta dapat berpotensi menimbulkan puting beliung,” ujar dia Senin (27/11).

Potensi cuaca buruk tersebut berjenis Siklon Tropis Cempaka. Dampak yang ditimbulkan, potensi hujan lebat di wilayah Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jogjakarta, dan Jawa Timur. Untuk potensi angin kencang hingga 30 knot di wilayah Kepulauan Mentawai, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jogjakarta, Laut Jawa, Selat Sunda bagian utara, perairan utara Jawa Timur hingga Kangean, Laut Sumbawa, Selat Bali, Selat Alas, Selat Lombok bagian Selatan, perairan selatan Bali hingga Pulau Sumba.

Potensi gelombang Tinggi 2.5-6 meter di perairan selatan Jawa Timur, Laut Jawa bagian timur, Selat Sunda bagian selatan, perairan selatan Banten hingga Jawa Barat, Samudera Hindia Barat Bengkulu hingga selatan Jawa Tengah.

Diperkirakan Siklon Tropis Cempaka masih akan bertahan. Masyarakat dihimbau agar waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang pohon tumbang dan jalan licin. (*)

laporan: mahbullah. Sumber foto: medsos

Related posts