kuping kiri

Sangat Dibutuhkan Masyarakat, LFNU Siap Tumbuhkan Kembali Minat Terhadap Ilmu Falak

Sangat Dibutuhkan Masyarakat, LFNU Siap Tumbuhkan Kembali Minat Terhadap Ilmu Falak

Cirebonplus.com (C+) – Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Cirebon, KH Aziz Hakim Syaerozi melantik pengurus Lembaga Falakiyah NU (LFNU), Sabtu (20/1). Bertempat di aula SMA NU Lemahabang, pelantikan dihadiri oleh Rois Syuriah PCNU KH Wawan Arwani, para pengurus PCNU, pengurus MWC, dan undangan.

Tidak hanya seremoni pelantikan, kegiatan tersebut juga diisi dengan pelatihan kalibrasi arah kiblat dan praktik kalibrasi tiga masjid di Kecamatan Lemahabang. Pelatihan sendiri diikuti sekitar 40 kader muda Nahdlatul Ulama (NU) dari empat kecamatan yakni Lemahabang, Karangsembung, Karangwareng, dan Astanajapura.

Narasumber yang dihadirkan berasal dari pengurus LFNU dan menguasai ilmu kalibrasai arah kiblat. Mereka antara lain Abi Bakar Shebly (ketua), Muhammad Adieb Ahmadi (wakil ketua), dan Kusdiyana (sekretaris).

Ketua LFNU Kabupaten Cirebon, Abi Bakar Shebly dalam sambutannya mengatakan, sekarang ini ilmu falakiyah sudah minim peminat. Karena itu, pihaknya minta dukungan dari keluarga besar NU agar kegiatan-kegiatan LFNU dapat terlaksana yang harapannya dapat menumbuhkan minat masyarakat untuk ikut mempelajari.

Menurutnya, ilmu falak cakupannya luas. Tidak hanya mengurus arah kiblat atau penentuan awal Ramadhan dan Lebaran, sebagaimana yang selama ini dipahami.

Insya Allah kami para pengurus siap berkhidmat di Nahdlatul Ulama (NU) melalui Lembaga Falakiyah. Mohon bimbingan dari para kiai dan pengurus NU,” kata dia.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Cirebon, KH Aziz Hakim Syaerozi mengucapkan selamat kepada para pengurus LFNU. Kegiatan LFNU yang berbarengan dengan pelantikan melebihi ekspektasi dirinya.

“Awalnya saya tidak terlalu optimis lembaga yang mengurusi falakiyah ini dapat eksis, seiring makin berkurangnya peminat. Tetapi setelah melakukan dua kegiatan kalibrasi kiblat dan pelatihannya, luar biasa, karena saya yakin dapat membangkitkan minat masyarakat terhadap dunia falak,” kata Kang Aziz.

Berdasarkan laporan LFNU, pelatihan ini akan diadakan secara rutin dan melibatkan kader NU di tiap kecamatan. Sekali kegiatan akan diikuti empat kecamatan yang masing-masing akan mengirimkan 10 peserta.

Jika rutinitas itu terlaksana sesuai rencana, dalam satu tahun semua kecamatan ter-cover. Ini artinya NU punya 400 kader yang memiliki pengetahuan tentang penentuan arah kiblat.

Sementara itu, Rois Syuriah PCNU Kabupaten Cirebon, KH Wawan Arwani Amin mengatakan, harus ditumbuhkan kecintaan terhadap ilmu falakiyah. Dalam banyak hal ilmu ini sangat berkaitan dengan keimanan, misalnya menentukan arah kiblat, menentukan waktu solat, hari raya Islam, dan lainnya.

Pantauan cirebonplus.com, hadir dalam pelantikan Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Cirebon MF Fahrurrozi, Ketua Fraksi Nasdem H Sukaryadi, dan Ketua Dewan Pakar LFNU KH Marzuki Ahal. (*)

Laporan: Abdul Bari

 

Related posts