kuping kiri

Satori Dorong KPU Tingkatkan Kesadaran Politik dan Partisipasi Pemilih

Satori Dorong KPU Tingkatkan Kesadaran Politik dan Partisipasi Pemilih

SUMBER (Ci+) – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari daerah pemilihan (dapil) X Cirebon-Indramayu, H Satori melakukan kunjungan kerja ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cirebon, Kamis (26/1). Kedatangan Satori diterima empat anggota komisioner yakni Ketua KPU Saefudin Jazuli, Husnul Khotimah, Sopidi, dan Sudiono, serta Sekretaris Sonson Moahammad.

Dalam kesempatan tersebut Satori menyampaikan pentingnya kesadaran masyarakat dalam berdemokrasi. Kesadaran tersebut menjadi kunci bagi proses pembangunan daerah, termasuk dalam menentukan wakil rakyat dan pemimpinnya

Sebagai wakil rakyat Provinsi Jawa Barat, Satori siap membantu mendorong program pendidikan politik bagi masyarakat. Dengan upaya tersebut, diharapkan bisa meningkatkan partisipasi politik.

“Misalnya dalam agenda reses para wakil rakyat provinsi, kalau tidak salah sekitar bulan Maret, KPU bisa memanfaatkannya untuk sosialisasi Pilkada Jawa Barat dan Kabupaten Cirebon. Saya rasa strategis, efektif dan efisien, asal tidak ada muatan politik sekecil apapun,” ujarnya.

Dikatakan, partisipasi pemilih mencapai 70 persen saja cukup lumayan. Apalagi saat ini berhadapan dengan ketidakpuasan masyarakat terhadap pilihannya saat pssta demokrasi.

“Jadi KPU fokus saja saat ini untuk melakukan pendidikan politik. Membangun kesadaran masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Komisioner KPU Kabupaten Cirebon, Husnul Khotimah nengatakan, langkah sosialisasi dan pendidikan politik bagi masyarakat harus terus dilakukan. Tidak hanya untuk menaikkan partisipasi pemilih setiap pesta demokrasi, tetapi juga memberikan pencerahan bagi masyarakat untuk memilih pemimpin berkualitas dan berpihak kepada rakyat.

Pendidikan politik, sambungnya, bukan hanya tanggung jawab KPU, tetapi semua komponen masyarakat mulai dari aparatur pemerintah, ormas, LSM, sekolah, hingga komunitas. “Kami berterima kasih bagi pihak-pihak yang telah membantu melakukan pendidikan politik,” kata dia.

Komisioner KPU lainnya, Sopidi mengimbau para calon pemimpin untuk menempuh proses yang berkualitas. Jika menggunakan cara-cara instan, dia yakin hasilnya juga instan.

“Kami punya idealisme soal itu. Bahwa untuk membangun kesadaran tidak bisa dilakukan secara instan. Butuh proses,” tambah dia. (*)

Laporan: Abdurohim

Related posts