kuping kiri

Segitiga Rebana Bisa Serap 5 Juta Tenaga Kerja Baru, Termasuk Cirebon

Segitiga Rebana Bisa Serap 5 Juta Tenaga Kerja Baru, Termasuk Cirebon

Cirebonplus.com (C+) – Walikota Cirebon, Drs H Nashrudin Azis SH menegaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon siap menyambut pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Segitiga Rebana yang terdiri dari Cirebon, Patimban, dan Kertajati. Kawasan Rebana diproyeksikan akan menjadi sentra ekonomi terbesar di Indonesia yang akan mencetak sekitar 5 juta tenaga kerja.

Penegasan itu disampaikan usai mengikuti Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Pemda (Kopdar) Gubernur dengan Bupati dan Walikota se-Jabar di Prima Resort Sangkanurip Kabupaten Kuningan, Kamis (11/7). Menurut Azis, Rebana diperkirakan akan mendongrak ekonomi masyarakat Jabar terutama Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Subang.

“Kota Cirebon tentu harus siap menerima perubahan ekonomi ini. Dampak paling besar juga terjadi termasuk ke wilayah Kota Cirebon yang sudah menetapkan kawasan perdagangan dan pariwisata,” ungkap Azis.

Azis menambahkan, Kopdar yang mempertemukan gubernur dengan bupati dan walikota di Jabar sangatlah bagus dan positif. Gubernur memberikan kesempatan kepada bupati dan walikota untuk menyampaikan program pembangunan daerahnya. Kemudian nantinya akan diselaraskan pembangunan daerah dengan Provinsi Jabar.

“Kami tentu akan mendukung dan mewujudkan program Jabar Juara. Pertemuan Kopdar ini akan dilakukan secara terus menerus untuk menyelaraskan program pembangunan kami,” ujar Azis.

Sementara itu, Gubernur Jabar, M Ridwan Kamil mengatakan, segitiga emas Cirebon, Patimban dan Kertajati akan menjadi KEK terbesar. Kawasan Rebana akan mencetak sekitar 5 juta tenaga kerja dalam upaya menyejahterakan masyarakat Jabar.

RK menambahkan, dengan adanya kawasan Rebana diperkirakan ekonomi Jabar akan melompat karena akan menyediakan lapangan kerja cukup besar. Kawasan Cirebon akan menjadi lokasi pusat ekonomi bagi masyarakat Jabar. “Masa depan Jabar nantinya ada di daerah Pantura (Cirebon, red) dengan Patimban dan Kertajati,” kata RK.

RK, sapaan akrab gubernur mengatakan, Kota Cirebon akan memperoleh anggaran Rp200 miliar untuk pembangunan. Bantuan diberikan ke seluruh daerah sesuai kebutuhan dan besaran wilayah yang harus dibangun.

“Bantuan ini akan menjadi akselerasi pembangunan bagi seluruh Jabar termasuk Kota Cirebon yang diperkirkan akan mendapatkan sekitar Rp200 miliar. Bantuan ini merupakan terbesar dari Pemerintah Provinsi Jabar,” ungkap RK.

Kegiatan Kopdar, lanjut RK, merupakan terobosan yang baik untuk mewujudkan peningkatan pembangunan masyarakat Jabar. Tradisi baru era Gubernur RK dan Uu ini akan menyerap dan menyalurkan bantuan untuk program pemerintah daerah.

“Tentunya akan diberikan prioritas bagi daerah yang memiliki progam yang baik, jumlah penduduk yang tinggi, prestasi dan berhasil melaksanakan program Jabar Juara,” tandasnya.(Dewo/Ril)

Related posts