kuping kiri

Semarak Ngunjung Buyut Tengara, dari Arak-arakan, Wayang Kulit, hingga Marhabanan

Semarak Ngunjung Buyut Tengara, dari Arak-arakan, Wayang Kulit, hingga Marhabanan

Cirebonplus.com (C+) – Acara Ngunjung Buyut Tengara yang dipusatkan di Blok Tengah, Desa Cangkring, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon berlangsung semarak. Tradisi tahunan ini disambut antusias masyarakat.

Ketua Panitia Ngunjung Buyut, Sutani SPd menjelaskan, rangkaian acara dimulai hari Jumat (11/10) yaitu tradisi memayu sirap atau mengganti atap, kemudian tahlilan, dilanjutkan marhabanan ibu-ibu, arak-arakan, pagelaran topeng, dan malam harinya  wayang kulit.

“Selanjutnya, malam Selasa (15/10) nanti ada pengajian sebagai acara penutup. Harapan kami ingin membangun kebersamaan di tengah-tengah masyarakat,” sambungnya.

Dikatakan, untuk suksesnya acara ini, semua elemen di Desa Cangkring berswadaya dan gotong royong untuk menyukseskan acara ini. Panitia dibentuk tiga bulan sebelumnya untuk menyukseskan acara tersebut.

“Dalam pembentukan kepanitiaan ini kami lakukan tiga bulan sebelumnya bersama masyarakat dan perangkat desa. Semuanya dilibatkan. Demikian juga anggarannya didapat dari swadaya masyarakat,” ujarnya.

Pemerintah Desa (Pemdes) Cangkring sendiri ikut menganggarkan untuk adat desa, termasuk yang dipusatkan di Blok Tengara itu. Panitia mendapatkan bantuan dari Pemdes Cangkring Rp5 juta sesuai dengan hasil ketetapan bersama. Nilai itu lebih besar dibanding blok lainnya, karena memang agenda lebih terbesar

“Dari stimulaan Rp5 juta, kami juga mendapatkan sumbangan dari masyarakat Desa Cangkring. Ada yang Rp60 ribu, Rp100 ribu, Rp 500 ribu hingga ada yang lebih dari Rp1 juta. Alhamdulillah semua ter-cover,” lanjut dia.

Pemes Cangkring sepenuhnya membantu memberikan fasilitas yang dibutuhkan dan dan sangat antusias. Sehingga, ia yakin tahun depan akan lebih baik lagi kerja samanya untuk suksesnya Ngunjung Buyut Tengara.

Pihaknya berharap kegiatan ini dapat mendongkrak perekonomian dan menjadi agenda wisata. Di antaranya, produksi  tape bisa dikenal di  daerah lain. Alhasil pihaknya ingin berkontribusi pada kemajuan desa demi kemakmuran warga, khususnya Blok Tengara dan pada umumnya masyarakat Desa Cangkring.

“Terima kasih untuk masyarakat yang sudah berpartisipasi membantu semua acara baik material maupun tenaganya. Kami berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh komponen yang terlibat, khususnya Pemerintah Desa Cangkring dan Pak Kuwunya yang sudah banyak memberikan bantuan dan memberikan fasilitas yang dibutuhkan.

Sementara itu, Kuwu Desa Cangkring, Subari juga berterima kasih kepada masyarakat Desa Cangkring, terutama para Panitia Ngunjung Buyut Tengara yang sudah semaksimal mungkin baik tenaga maupun pikirannya, sehingga terlaksananya adat Ngunjung Buyut itu dengan aman ,damai dan tanpa ekses.

 “Di sini juga ada pengurus situs yang walaupun surat situsnya belum resmi, tapi berharap akan disahkan oleh pemerintah. Tentunya yang berwenang dalam hal ini kami berharap situs ini diakui oleh pemerintah, sehingga nanti ada anggarannya,” ujarnya.  (Rohana)

Related posts