kuping kiri

Serukan Pemilu Damai, Sejumlah Elemen Multietnik Gelar Kirab Budaya dan Doa

Cirebonplus.com (C+) – Sejumlah elemen mengikuti kegiatan kirab budaya dan doa perdamaian di Keraton Kasepuhan Cirebon, Sabtu (23/3). Kegiatan yang diikuti masyarakat multietnis dan agama ini berlangsung meriah dan penuh kekeluargaan.

Sejumlah elemen hadir antara lain Wakil Walikota Cirebon Dra Hj Eti Herawati, Sultan Sepuh Kasepuhan XIV PRA Arief Natadiningrat SE, dan ribuan masyarakat Cirebon.

Dalam kesempatan tersebut Wakil Walikota Hj Eti Herawati mengatakan, Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) atau pesta demokrasi menjadi alat untuk mewujudkan persatuan bangsa. Karena, pesta demokrasi memilih pemimpin yang akan menjaga persatuan negara.

“Momen bersejarah ini menandai bukti semangat baru kita. Untuk menyatukan diri dalam harmoni kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara dalam bingkai kesatuan NKRI, Bhineka Tunggal Ika dan berpancasila,” ungkap Eti.

Eti menambahkan, seruan perdamaian dari Cirebon untuk Indonesia damai dalam bingkai persatuan. Kegiatan ini tidak memihak satu golongan atau partai apapun tapi justru mempersatukan semua komponen bangsa.

“Secara khusus saya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang tinggi atas penyelanggaraan acara ini. Terima kasih tak terhingga kepada Sultan Sepuh ke XIV Keraton Kasepuhan, Sultan Kanoman, Sultan Kecirebonan, tokoh agama, pemuka agama, TNI/Polri, panitia sedulur kabeh, lintas agama dan semua komponen masyarakat,” kata Eti.

Sementara itu Sultan Arief mengatakan, Cirebon itu berasal dari multietnis dan begitu pula Indonesia. Sejak zaman Sunan Gunung Jati semua itu bersatu padu dan saling menghargai sehingga membentuk pemerintahan dan hubungan masyarakat yang harmonis.

“Hal itu terlihat dari ragam hias seperti bentuk arsitektur, batik, makanan dan lainnya. Kita memang multi etnis dan justru meyakini untuk bersatu saling berdampingan. Kegiatan ini mengokohkan kembali jika Cirebon dan Indonesia itu damai,” ujar Sultan Arief.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Kegiatan Drs Yohanes Mulyadi mengatakan, belakangan karena kegiatan Pemilihan Umum 2019 memang terasa menghangat. Banyak terjadi ujaran kebencian, hoax atau kegiatan lain yang negatif sehingga memudarkan perdamaian.

“Tapi melalui kegiatan ini kita berharap Cirebon mewujudkan kedamaian untuk Indonesia. Peserta datang dari berbagai kalangan dan wilayah baik Cirebon, Kuningan, Indramayu, Majalengka, Karawang, Bandung dan lainnya,” tandasnya. (Dewo/C+2)

Related posts