kuping kiri

Soal Insentif Guru Honorer, Disdik Segera Lapor Bupati Dewan Cari Peluang Anggaran

Soal Insentif Guru Honorer, Disdik Segera Lapor Bupati Dewan Cari Peluang Anggaran

CIREBON (Ci+) – Aspirasi para guru honorer kategori 2 (K2) dan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Cirebon mendapat respons positif dari Dinas Pendidikan (Disdik) dan DPRD. Kedua lembaga tersebut berjanji untuk menindaklanjuti usulan tentang insentif dan peningkatan status honorer daerah.

Kepala Disdik Kabupaten Cirebon, H Asdullah Anwar mengatakan, dari hasil studi banding PGRI di daerah lain bisa memberikan intensif kepada para guru honorer. Untuk kesejahteraan guru, pihaknya akan ikut memperjuangkan usulan tersebut.

Pihaknya sepakat dengan usulan PGRI untuk membentuk tim dan mendorong untuk membuat keputusan bupati. Tujuannya agar kesejahteraan para guru di wilayahnya bisa lebih diperhatikan.

Bicara soal kesejahteraan guru honorer di Kabupaten Cirebon, pihaknya tidak tutup mata. Ada yang lebih parah soal honorarium selain yang disampaikan PGRI, misalnya guru TK dalam sebulan mereka dibayar hanya Rp150 ribu.

“Saya kira tidak ada kesulitan, tinggal kesepakatan bersama. Ini kan demi kemanusiaan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Cirebon. Pak bupati bahkan sudah oke, tinggal dihitung kebutuhannya,” ujar Asdullah.

Senada disampaikan Ketau Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon, Bejo Kasiono. Ia mendukung apa yang menjadi aspirasi para guru honorer tersebut. Pihaknya juga mengakui kesejahteraan para guru honorer di daerahnya sejauh ini memang kurang. Honor yang diterima tidak layak.

“Untuk masalah insentif, menurut saya sudah tidak ada alasan lagi untuk tidak direalisasikan di Kabupaten Cirebon. Sebab, dasar hukumnya sudah jelas dan komplit mulai UU, PP, hingga peraturan daerah (perda),” tuturnya.

Bejo berjanji akan melaporkan hasil pertemuan tersebut untuk ditindaklanjuti dalam pembahasan legislatif. Setelah dilaporkan ke pimpinan, pihaknya juga akan membawa aspirasi tersebut dalam rapat Banggar.

“Kami juga akan melakukan pertemuan juga dengan TAPD Kabupaten Cirebon secepatnya. Tinggal kita nanti pikirkan sumber anggarannya,” pungkasnya. (*)

Laporan: DK Priyansa

Related posts