kuping kiri

Sumanta Kembali Pimpin IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Ini di Antara Harapan Mahasiswa

Sumanta Kembali Pimpin IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Ini di Antara Harapan Mahasiswa

Cirebonplus.com (C+) – Dr H Sumanta MAg kembali dipercaya memimpin Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon. Senin (7/1) Menteri Agama RI, Lukman Hakim Syaefuddin melantik Sumanta untuk periode keduanya tahun 2019 hingga 2023.

Bagaimana harapan mahasiswa terhadap kepemimpinan Sumanta sebagai rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon di periode keduanya? Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) Fakultas Syariah Ekonomi Islam (FSEI) IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Zaenal Muttaqin kepada Cirebonplus.com menyampaikan harapannya.

Menurutnya, di periode kedua Sumanta diharapkan lebih menekankan pengembangan karakter dan potensi mahasiswa, terutama dalam bidang kompetensi. Dalam penilaiannya, sejauh ini terkait pengembangan kompetensi masih belum maksimal.

“Sebelumnya, kami ucapkan selamat dan sukses kepada Pak Sumanta yang kembali jadi rektor kami. Harapan saya kepada Pak Rektor, harus lebih menekankan pada pengembangan karakter dan potensi mahasiswa khususnya dalam hal kompetensi. Karena pengalaman saya kemarin, IAIN sangat lemah dalam pengembangan potensi mahasiswanya,” ungkap Zaenal.

Zaenal mencontohkan, ketika mahasiswa mengikuti kegiatan di luar kampus, lembaga harus bisa memfasilitasi, selama memenuhi syarat normatif di antaranya surat perjalanan dinas. Namun sejauh ini terkait hal itu belum maksimal.

“Ketika ada kegiatan di luar harusnya lembaga kampus memfasilitasi, karena ada namanya surat perjalanan dinas. Dengan itu kampus harus memfasilitasi kemanapun dari pihak lembaga berangkat. Namun itu tidak berlaku buat kami mahasiswa yang mengikuti lomba,” kata Zaenal.

Zaenal menceritakan pengalamannya saat mengikuti lomba di Banten ditemani dosen pendamping. Para dosen pendamping difasilitasi seperti makan dan penginapan, sedangkan mahasiswa yang mengikuti lomba tidak diseperti itu.

Bagi Zaenal, pengembangan dan potensi mahasiswa ketika di luar kampus sangat penting. Karena itu Zaenal berharap ada perubahan kebijakan terkait pengembangan potensi semacam itu. (Surya/C+2)

Related posts