kuping kiri

Sunjaya Ingin Didampingi Imron, Benarkah Disokong Partai Golkar?

Sunjaya Ingin Didampingi Imron, Benarkah Disokong Partai Golkar?

Cirebonplus.com (C+) – Nama H Imron Rosyadi menyeruak. Dalam sejumlah momen, terutama di hadapan keluarga besar warga Nahdlatul Ulama (NU), Bupati Cirebon, H Sunjaya Purwadi Sastra menyampaikan keinginannya untuk bisa menggandeng kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Cirebon itu sebagai pendampingnya di Pemilihan Bupati (Pilbup) 2018.

Salahsatunya disampaikan Sunjaya saat sejumlah ulama dan tokoh masyarakat berkumpul mengutuk dan menyampaikan keprihatinan terhadap saudara muslim Rohingya, Myanmar. Pun demikian saat Sunjaya dan Imron bertemu dalam satu acara.

Ditanya tentang peluang pemaketan Sunjaya dengan dirinya, H Imron Rosyadi hanya tersenyum. Ia meminta cirebonplus.com untuk menanyakan langsung kepada Bupati Sunjaya alasan statemen tersebut dan sejauhmana kemungkinan pemaketan tersebut.

Imron mengakui gagasan pemaketan sebenarnya muncul jauh-jauh hari dan di antaranya disampaikan dalam diskusi panjang bersama teman-teman, yang juga menjadi teman Sunjaya. “Pak bupati juga sering menyampaikan bahwa beliau akan menarik saya sebagai wakilnya,” ujar Imron, Senin (25/9).

Ia melihat politik itu bersifat dinamis. Apapun bisa terjadi, termasuk kemungkinan paket dirinya dengan calon bupati incumbent dan kemungkinan lainnya.

Namun demikian, untuk maju ia butuh partai sebagai kendaraan. Sejauh ini Imron mengaku beberapa kali didekati oleh orang partai untuk membicarakan pencalonan.

“Tentu harus ada partai politik yang benar-benar bisa mengawal saya. Termasuk untuk kemungkinan berpasangan dangan Pak Sunjaya,” tuturnya.

Menanggapi isu Partai Golkar yang akan mengusungnya, Imron tidak membantah tidak pula mengiyakan. Yang pasti, ia melihat Partai Golkar punya tekad untuk mendorong calon yang akan berhasil dalam pemilihan bupati dan wakil bupati Cirebon mendatang.

Lebih jauh soal keinginannya maju nyalon bupati-wakil bupati, Imron memaknainya sebagai itikad baik sebagai putra daerah untuk ikut serta membawa Kabupaten Cirebon agar bisa lebih bermartabat. (*)

Laporan: Eko Yudi Yanto

Related posts