kuping kiri

Tahun Depan 65% Pagu Indikatif Kewilayahan Diplot untuk Infrastruktur

Tahun Depan 65% Pagu Indikatif Kewilayahan Diplot untuk Infrastruktur

CIREBON (Ci+) – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Hj Yuningsih memimpin rapat Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Gebang. Anggota dewan PKB itu didampingi para wakil rakyat daerah pemilihan (dapil) VII.

Musrenbang menghasilkan sejumlah program pembangunan di berbagai bidang. Mulai dari infrastrukur, sosial, budaya, dan ekonomi di tahun 2018 nanti.

Wakil Ketua DPRD Hj Yuningsih mengatakan, estimasi Pagu Indikatif Kewilayahan (PIK) yang ditentukan sangat rasional. Dari 100 persen plot anggaran dibagi untuk tiga kelompok pembangunan.

Untuk PIK, sambungnya, sebesar 65 persen untuk infrastruktur, 20 persen untuk ekonomi, dan 15 persen untuk sosial dan budaya. Besaran persentase untuk infrastruktur tentu argumentatif.

“Karena Kabupaten Cirebon lebih banyak membutuhkan perbaikan infrastruktur. Tetapi tentu tidak hanya itu, untuk ekonomi dan sumber daya manusia (SDM) pun harus mumpuni,” ujar dia kepada cirebonplus.com, Rabu (15/2).

Dia juga memberikan catatan untuk eksekutif bahwa Musrenbang adalah forum tertinggi dalam merumuskan program, melalui penyerapan aspirasi dari akar rumput. Karen itu, sudah sesuai dengan skala prioritas kebutuhan di masing-masing desa.

Dia berharap anggaran yang sudah direncanakan dan dibahas, di tahun 2018 harus bisa terealisasi. Sehingga tidak ada kesan negatif dari para kuwu dan masyarakat.

“Harus benar-benar direalisasikan. Supaya tidak ada lagi kesan di benak para kuwu bahwa Musrenbang hanya usulan dan dagelan layaknya Opera Van Java,” pungkasnya. (*)

Laporan: Mahrus Ali

Related posts